Pencarian

DPRD Sulsel Minta Pertamina Jelaskan Penyebab Kelangkaan BBM dan Elpiji, Polda Usut Dugaan Mafia

Selasa, 08 September 2026 • 12:20:31 WIB
DPRD Sulsel Minta Pertamina Jelaskan Penyebab Kelangkaan BBM dan Elpiji, Polda Usut Dugaan Mafia
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi mendesak Pertamina segera menindaklanjuti dugaan kelangkaan BBM bersubsidi dan elpiji di Makassar, Senin (10/2/2025).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pertamina segera mengatasi dugaan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan elpiji yang membuat masyarakat kesulitan. Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyebut persoalan ini berdampak langsung pada aktivitas perekonomian dan pelaku usaha kecil.

MAKASSAR — Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi mendesak pihak penyedia, dalam hal ini Pertamina, untuk segera menindaklanjuti dugaan kelangkaan BBM bersubsidi dan elpiji. Ia menegaskan, persoalan ini tidak boleh berlarut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

"Ada dugaan kelangkaan BBM dan elpiji 3 kilogram, ini harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat mengalami kesulitan," kata Andi Rachmatika Dewi di Makassar, Senin.

Menurut politisi yang akrab disapa Cicu ini, laporan yang diterimanya menunjukkan adanya antrean panjang di sejumlah SPBU serta kekurangan pasokan elpiji hingga harganya melejit di tingkat pengecer. Kondisi ini dinilai bakal berpengaruh terhadap pelaku usaha kecil.

Antrean Truk Picu Kemacetan di Sejumlah Wilayah

Setiap hari, hampir di seluruh wilayah Sulawesi terpantau antrean panjang kendaraan, sebagian besar truk, untuk membeli solar. Situasi tersebut kerap kali menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi SPBU.

Andi Rachmatika Dewi menyebutkan, diperlukan koordinasi menyeluruh antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, Pertamina, agen, pangkalan, hingga aparat penegak hukum. Tujuannya memastikan stok BBM maupun elpiji bersubsidi tetap tersedia.

Polda Sulsel Selidiki Dugaan Praktik Penimbunan

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Didik Supranoto menyatakan pihaknya tidak tinggal diam terhadap fenomena ini. Ditreskrimsus Polda Sulsel kini tengah melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan penyalahgunaan BBM maupun elpiji di lapangan.

"Tentu kami tidak akan tinggal diam. Dari Ditreskrimsus Polda Sulsel tetap melaksanakan penyelidikan. Apakah ada mafia, atau tidak ada mafia nanti kita sampaikan kembali," tuturnya kepada wartawan.

Polisi menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk penimbunan. Koordinasi dengan Pertamina dan pemilik SPBU juga tengah dijalin untuk merespons keluhan masyarakat.

Pertamina Klaim Pasokan Aman, DPRD Minta Penjelasan Rinci

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi menyatakan pasokan BBM di wilayahnya aman. Namun, perusahaan membutuhkan pengawasan semua pihak agar tidak ada oknum yang menyalahgunakan BBM bersubsidi.

Menanggapi hal itu, DPRD Sulsel mengagendakan pertemuan dengan pihak terkait. Andi Rachmatika Dewi meminta Pertamina memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab kelangkaan serta langkah konkret yang akan diambil.

"Paling penting sekarang adalah bagaimana pasokan kembali normal dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM serta elpiji yang sesuai harga yang ditetapkan," ucap Cicu.

Ia menambahkan, persoalan distribusi ini mesti menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. DPRD Sulsel berkomitmen terus mengawal permasalahan tersebut hingga tuntas.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks