MAKASSAR — Desainer grafis profesional di Makassar yang ingin merancang logo Hari Jadi ke-419 harus menyerahkan portofolio lebih dulu; hanya tiga hingga lima peserta atau tim yang akan lolos ke tahap kuratorial. Pendaftaran sayembara yang digelar Dinas Pariwisata Kota Makassar bersama ADGI Chapter Makassar ini akan ditutup pada 5 September 2026.
Ketentuan itu mengemuka dalam audiensi Kepala Dinas Pariwisata Ahmad Hendra Hakamuddin dengan Wali Kota Munafri Arifuddin di Balai Kota, Kamis (3/9/2026). Sayembara ini merupakan edisi kedua setelah tahun sebelumnya mendapat respons positif dari pelaku industri kreatif.
Bukan Lomba Asal Kirim, Ada Kurasi Portofolio
Sekretaris ADGI Chapter Makassar Andi Weri menegaskan, mekanisme sayembara kali ini sengaja dibuat berbeda dari kompetisi desain pada umumnya. “Kalau yang ini tidak, mereka mengirimkan portofolio dulu. Yang lolos seleksi akan masuk final dan lanjut proses perancangan,” ujarnya.
Peserta yang terpilih nantinya mendapat pembekalan materi tentang budaya Makassar dalam sesi briefing pada 7 September, sebelum menjalani pendampingan dan kuratorial selama sekitar satu bulan.
Syarat Peserta: Domisili Makassar dan Pengalaman Dua Tahun
- Memiliki KTP Makassar atau dapat menunjukkan surat keterangan domisili di Kota Makassar.
- Minimal dua tahun berpengalaman sebagai desainer grafis profesional.
- Menyertakan portofolio karya sebagai bahan penilaian awal.
Pendaftar yang memilih formasi tim wajib beranggotakan minimal tiga orang. “Kalau tidak punya studio desain, boleh individu tetapi memanggil dua atau tiga orang timnya,” jelas Andi Weri. Mahasiswa, baik yang masih berstatus aktif maupun sudah lulus, tetap boleh mengikuti sepanjang syarat terpenuhi.
Jadwal Ketat, Presentasi ke Wali Kota pada 9 Oktober
Open call dibuka sejak 27 Agustus. Setelah pendaftaran ditutup, pengumuman peserta lolos seleksi dijadwalkan pada 6 September. Proses perancangan berlangsung hingga awal Oktober, dan hasil akhirnya akan dipresentasikan langsung di hadapan Wali Kota Makassar serta Kepala Dinas Pariwisata pada 9 Oktober 2026.
Target Visual: Bukan Sekadar Simbol Perayaan
Ahmad Hendra menuturkan, tema Hari Jadi telah diajukan ke Wali Kota dan menjadi dasar bagi para desainer menyusun konsep visual. Kolaborasi dengan ADGI diharapkan menghasilkan identitas yang kuat dari sisi konseptual, mudah diaplikasikan di berbagai media, serta mencerminkan sejarah dan visi kota.
“Kami berharap identitas visual Hari Jadi ke-419 Kota Makassar nantinya tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi mampu merepresentasikan kondisi Makassar saat ini dan visi kota yang hendak diwujudkan ke depan,” kata Ahmad Hendra. Lewat sayembara ini, Pemkot Makassar juga ingin memperkuat posisi kota sebagai pusat kreativitas di Indonesia Timur.