MAKASSAR — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan memberikan apresiasi kepada PT Bumi Karsa. Ketua Komisi D, Kadir Halid, menyebut capaian progres 25 persen menjadi bukti keseriusan kontraktor dalam mengerjakan proyek infrastruktur daerah.
“Dari seluruh paket yang berjalan, Paket 3 mencatat progres tertinggi, yakni mencapai 25 persen. Tentu ini patut diapresiasi,” ujar Kadir Halid dalam keterangannya, Kamis (26/6).
Melampaui Target Hingga 13 Persen
Project Manager PT Bumi Karsa, Sarif Barakati, mengungkapkan progres fisik proyek saat ini sudah mencapai 25 persen. Angka itu jauh di atas target awal 12 persen, atau 13 persen lebih cepat dari jadwal.
“Seluruh masukan dan perhatian dari DPRD menjadi bagian dari evaluasi kami. Tujuannya agar pelaksanaan proyek tetap optimal, menjaga kualitas pekerjaan, serta memenuhi target yang telah ditetapkan,” kata Sarif.
Empat Kabupaten, 15 Ruas Jalan
Proyek ini mencakup peningkatan jalan di 15 ruas yang tersebar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, dan Soppeng. Hingga saat ini, delapan ruas jalan sudah memasuki tahap konstruksi, sementara tujuh ruas lainnya masih dalam tahap perancangan dan persiapan teknis.
Berdasarkan kontrak, proyek ditargetkan rampung pada Desember 2027. Namun, Sarif menyebut penyelesaian berpotensi lebih cepat jika kondisi lapangan tetap kondusif dan tidak ada kendala signifikan.
Kenaikan Harga Material Jadi Tantangan
Di tengah capaian positif, PT Bumi Karsa menghadapi tantangan kenaikan harga material konstruksi dan biaya operasional. Meski demikian, perusahaan berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan melalui koordinasi intensif dengan Pemprov Sulsel.
General Manager PT Bumi Karsa, Ahmad Rani, menegaskan percepatan pekerjaan tidak boleh mengorbankan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan kerja. “Bagi kami, percepatan pekerjaan harus berjalan seiring dengan kualitas konstruksi yang tinggi, penerapan aspek keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan,” ujar Ahmad Rani.
Manfaat Infrastruktur bagi Warga Sulsel
Perusahaan meyakini proyek ini tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi dan mendorong pertumbuhan daerah. Sebagai perusahaan konstruksi nasional dengan pengalaman lebih dari lima dekade, PT Bumi Karsa berkomitmen menghadirkan solusi konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan.