MAKASSAR — Peristiwa penikaman antar sopir truk terjadi di SPBU Cokroaminoto, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 09.44 Wita. Korban, Aswandi, mengalami dua luka tikam di bagian dada kanan bawah dan lengan setelah terlibat cekcok dengan pelaku, Hendra.
Kapolsek Tamalanrea Kompol Mustari Alam menjelaskan, insiden bermula saat pelaku sudah mengantre BBM jenis solar sejak pukul 02.30 Wita. Ketika giliran pelaku tiba untuk mengisi bahan bakar, korban tiba-tiba datang dan mengambil antrean yang seharusnya ditempati pelaku dengan alasan akan mengisi Solar Dex.
Kronologi: Dari Antrean hingga Adu Badik
Pelaku sempat meminta korban memindahkan mobilnya. Namun, saat pelaku kembali ke mobilnya, korban justru memajukan kendaraannya ke depan stasiun pengisian jalur mobil truk besar. Perbuatan korban membuat pelaku tersulut emosi dan kembali mendatangi korban di depan pompa BBM.
“Pelaku meminta korban memindahkan mobilnya. Pada saat pelaku kembali ke mobilnya, korban justru langsung memajukan mobilnya ke depan stasiun pengisian jalur mobil truk besar,” ujar Kompol Mustari Alam dalam keterangannya, Minggu.
Korban yang ikut kesal lantas melontarkan kata-kata kasar kepada pelaku. Situasi semakin memanas hingga pelaku mencabut sebilah badik dan menikam korban sebanyak dua kali. Tikaman pertama mengenai dada kanan bawah korban, sementara tikaman kedua berhasil ditangkis korban.
Pelaku Langsung Dibekuk, Korban Dilarikan ke RS
Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pelaku Hendra berhasil diamankan oleh petugas kepolisian dari Polsek Tamalanrea tidak lama setelah peristiwa penikaman tersebut.
“Pelaku tersulut emosi dan langsung mencabut sebilah badik serta menikam korban sebanyak dua kali ke arah badan korban,” jelas Kapolsek. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk pengembangan kasus.