GOWA — Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Sulawesi Selatan, Hasmirah, menyebut layanan kesehatan menjadi salah satu bentuk penyaluran manfaat zakat yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Pemeriksaan diawali dengan penimbangan berat badan, pengukuran lingkar perut, dan cek mata, sebelum tim medis melanjutkan ke pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah.
Antrean registrasi sudah mengular sejak layanan dibuka. Warga dari sejumlah dusun sekitar Bontomanai berdatangan, sebagian bahkan saling membantu memastikan tetangga mereka ikut terdaftar sebagai penerima manfaat.
Riwayat Penyakit Warga Jadi Alasan Utama Ikut Pemeriksaan
Salah satu peserta, Nurhayati Dg. Ngai, mengaku memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan diabetes. Perempuan paruh baya itu memanfaatkan layanan gratis untuk memeriksa kondisinya tanpa terbebani biaya laboratorium rutin.
Bagi warga seperti Nurhayati, akses pemeriksaan tanpa biaya menjadi manfaat tersendiri. Pemeriksaan laboratorium rutin biasanya menjadi pos pengeluaran yang memberatkan keluarga dengan penghasilan harian.
Sinergi dengan KUA Bajeng Barat dan Pemberdayaan KWT
Apresiasi datang dari Kepala KUA Kecamatan Bajeng Barat, Dr. H. Alhamdulillah, S.Ag., M.H.I. Ia menyebut Daarut Tauhiid Peduli sebagai mitra lama yang kembali terlibat dalam pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) di Kampung Zakat Bontomanai.
"Terima kasih atas semua partisipasi dalam peluncuran Kampung Zakat kali ini. Daarut Tauhiid Peduli merupakan mitra lama kita. Alhamdulillah, sekarang kembali terlibat dalam pemberdayaan KWT. Kami mengucapkan terima kasih banyak. Semoga menjadi keberkahan," tuturnya.
Hasmirah menegaskan, kegiatan ini dirancang bukan sekadar menghadirkan layanan kesehatan. Baginya, ada harapan dan kepedulian yang ingin disampaikan kepada masyarakat Bontomanai melalui program tersebut.
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Hari ini, melalui sinergi kebaikan, kami ingin menghadirkan bukan hanya layanan kesehatan, tetapi juga harapan dan kepedulian bagi masyarakat Bontomanai," ujarnya.
Manfaat Zakat Lewat Program yang Menyentuh Kebutuhan Langsung
DT Peduli Sulsel berharap warga Kampung Zakat Bontomanai memperoleh akses pemeriksaan kesehatan yang lebih mudah. Program ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga zakat dan pihak setempat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Peluncuran Kampung Zakat Bontomanai menandai babak kerja sama baru di wilayah tersebut. Setelah layanan kesehatan, warga menantikan program lanjutan yang menyasar pemberdayaan ekonomi warga setempat.