Pencarian

Bupati Bantaeng Lepas 750 Atlet ke Porprov XVIII Sulsel, Kontingen Terbesar dalam Sejarah KONI Bantaeng

Rabu, 04 November 2026 • 11:32:01 WIB
Bupati Bantaeng Lepas 750 Atlet ke Porprov XVIII Sulsel, Kontingen Terbesar dalam Sejarah KONI Bantaeng
Bupati Bantaeng melepas 750 atlet dan pelatih kontingen Porprov XVIII Sulsel di Lapangan Pantai Seruni.

BANTAENG — Pelepasan kontingen berlangsung di Lapangan Pantai Seruni dengan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta pembina dan pengurus KONI Bantaeng. Hadir pula Mantan Gubernur Sulawesi Selatan periode 2018–2023 M. Nurdin Abdullah, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Muhammad Tafsir, dan Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng Bambang Supriyono.

Dari 750 orang yang diberangkatkan, komposisi terbesar diisi atlet dan pelatih yang akan bertanding di sejumlah cabang olahraga. Angka itu menempatkan Bantaeng sebagai salah satu kontingen dengan pertumbuhan peserta paling tajam di ajang olahraga tingkat provinsi tahun ini.

Lonjakan 68 Persen, Tantangan Baru bagi KONI Bantaeng

Ketua KONI Kabupaten Bantaeng H. Tasrif Labandu menyebut peningkatan peserta tahun ini mencapai 211 orang atau sekitar 68 persen dibanding Porprov sebelumnya. Menurut dia, angka itu bukan sekadar catatan administratif, melainkan cermin perkembangan pembinaan olahraga di daerah.

"Peningkatan ini merupakan sebuah tantangan sekaligus peluang dan perkembangan olahraga Kabupaten Bantaeng, Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita. Bantaeng yang merupakan salah satu wilayah relatif kecil di sulawesi selatan, mampu mengirimkan kontingen dalam jumlah besar dan berpartisipasi secara luas dalam pesta olahraga tingkat provinsi," ujar Tasrif dalam laporannya.

Bagi KONI, jumlah besar membawa konsekuensi logis: kebutuhan logistik, akomodasi, dan pendampingan atlet ikut membengkak. Tasrif menempatkan kondisi itu sebagai ujian organisasi, bukan hanya ujian di lapangan pertandingan.

Anggaran Besar untuk Kontingen, Sinyal Keseriusan Pemkab

Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyiapkan dukungan anggaran yang cukup besar untuk membiayai keikutsertaan kontingen di Porprov tahun ini. Bupati menyebut dukungan fiskal itu sebagai bentuk perhatian serius terhadap pengembangan olahraga daerah.

Dalam arahannya, Fathul Fauzy menegaskan bahwa atlet membawa nama daerah, bukan nama pribadi atau instansi. Ia meminta seluruh kontingen fokus bertanding dan tidak terpecah oleh hal-hal di luar pertandingan.

"Saya sudah mencium bau-bau kemenangan, dan warna biru ini adalah warna kemenangan kita bersama jadi teman-teman fokus bertanding saja. Perlu kita ingat bersama bahwa kita tidak mewakili nama keluarga, bukan mewakili nama instansi tetapi mewakili nama Daerah. jadi tolong fokus mengharumkan nama baik Bantaeng," ujar Bupati.

Dua Tuan Rumah, Satu Misi: Harumkan Nama Bantaeng

Porprov XVIII Sulawesi Selatan digelar di dua kabupaten sekaligus, yakni Bone dan Wajo. Format dua tuan rumah membuat kontingen harus membagi perhatian, tenaga, dan jadwal pertandingan di dua lokasi berbeda.

Bupati berharap kontingen Bantaeng meraih prestasi terbaik dan membawa pulang hasil yang sepadan dengan kerja keras selama masa persiapan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan.

Setelah pelepasan, tanggung jawab berpindah ke tim pelatih dan pendamping kontingen. Evaluasi hasil pertandingan akan menjadi bahan penting bagi KONI Bantaeng untuk memetakan pembinaan atlet pada agenda olahraga daerah berikutnya.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tipikorinvestigasinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks