MAKASSAR — Data BMKG yang dirilis untuk periode Senin, 19 Oktober 2026 menempatkan 10 wilayah Sulawesi Selatan pada zona kuning atau kategori "Tidak Sehat". Kesepuluh wilayah itu adalah Bantaeng, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Sinjai, Soppeng, dan Takalar.
Peringatan dini kualitas udara ini disusun berdasarkan kondisi konsentrasi partikulat atau PM2.5 di masing-masing wilayah. Angka konsentrasi partikulat menjadi dasar penentuan kategori, bukan sekadar perkiraan cuaca harian.
Daftar 10 Wilayah Sulsel dengan Udara Tidak Sehat
- Bantaeng
- Bone
- Bulukumba
- Gowa
- Jeneponto
- Makassar
- Maros
- Sinjai
- Soppeng
- Takalar
Dari daftar itu, kawasan dengan konsentrasi penduduk tinggi seperti Makassar, Gowa, dan Maros menjadi yang paling perlu diperhatikan. Aktivitas warga di luar ruangan berpotensi terpapar partikel halus dalam jumlah lebih besar dibanding hari-hari dengan udara bersih.
14 Wilayah Lain Masih di Zona Sedang hingga Baik
BMKG mencatat 14 wilayah Sulawesi Selatan lainnya berada di zona biru atau kategori "Sedang", sebagian hingga hijau atau kategori "Baik". Artinya, tidak seluruh provinsi mengalami penurunan kualitas udara pada hari yang sama.
Peta kualitas udara ini penting dibaca sebelum warga beraktivitas di luar ruangan. Bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan, wilayah kategori tidak sehat sebaiknya dihindari untuk aktivitas panjang di ruang terbuka.
Apa Itu PM2.5 dan Mengapa Jadi Patokan
Konsentrasi partikulat merujuk pada partikel udara berukuran lebih kecil atau sama dengan 2,5 mikrometer (µm). Ukuran yang sangat kecil membuat partikel ini mudah terhirup dan masuk jauh ke saluran pernapasan.
Pengukuran konsentrasi PM2.5 dilakukan dengan metode penyinaran sinar beta atau Beta Attenuation Monitoring. Hasilnya dinyatakan dalam satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Kualitas udara di Indonesia dibagi ke dalam lima kategori berdasarkan kadar konsentrasi PM2.5 tersebut. Kategori inilah yang kemudian diterjemahkan menjadi warna zona, dari hijau untuk udara baik hingga zona kuning untuk udara tidak sehat.
Yang Perlu Dilakukan Warga di Wilayah Terdampak
Warga di 10 wilayah kategori tidak sehat disarankan membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Penggunaan masker saat berada di jalan raya atau kawasan padat kendaraan juga membantu menekan paparan partikel halus.
Pemantauan kualitas udara BMKG bersifat harian, sehingga kategori tiap wilayah bisa berubah pada hari berikutnya. Warga di Bantaeng, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Sinjai, Soppeng, dan Takalar sebaiknya mengecek pembaruan data sebelum merencanakan kegiatan luar ruang.