Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau langsung SPBU Pertamina di Jalan AP Pettarani untuk memastikan komitmen Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengurai antrean BBM yang terjadi sepekan terakhir. Peninjauan itu dilakukan setelah pertemuan dengan pihak Pertamina guna mencari solusi bersama atas fenomena antrean panjang pembelian BBM di kota tersebut.
MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan antrean pembelian BBM yang berlangsung sepekan belakangan harus segera diurai. Ia menyampaikan itu usai meninjau langsung pelayanan BBM di SPBU Pertamina Jalan AP Pettarani, Sabtu.
Peninjauan tersebut menyusul pertemuan antara Munafri dan Pertamina Patra Niaga Sulawesi. Pertemuan itu membahas kejelasan penyebab antrean panjang sekaligus merumuskan langkah penanganan bersama.
"Kita tidak ingin persoalan antrean BBM berlarut-larut hingga mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas," ujar Munafri.
Gubernur Sulsel Ikut Tinjau Langsung ke Lokasi
Dalam peninjauan itu, Munafri didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar. Mereka menyusuri area SPBU dan melihat langsung warga yang mengantre.
Munafri menilai persoalan antrean tidak bisa diselesaikan hanya dengan memastikan pasokan tersedia. Menurutnya, sisi teknis pelayanan di dalam area SPBU juga perlu dibenahi.
"Tak hanya stok suplai BBM cukupi, tetapi pelayanan juga harus cepat oleh petugas SPBU. Semua nozzle harus difungsikan secara maksimal sehingga masyarakat tidak terlalu lama berada dalam antrean," kata dia.
Pengaturan Kendaraan Masuk SPBU Jadi Sorotan
Munafri menyoroti perlunya pengaturan teknis di lapangan. Kendaraan yang masuk ke SPBU, menurutnya, harus dilayani dengan alur yang lebih teratur agar tidak menumpuk.
Ia juga meminta pengelola SPBU memaksimalkan seluruh fasilitas pengisian yang tersedia. Permintaan itu disampaikan dengan catatan aspek keamanan dan ketentuan operasional tetap dipenuhi.
Percepatan pelayanan disebut Munafri sebagai salah satu kunci utama. Tanpa itu, antrean berpotensi tetap menumpuk baik di dalam maupun di luar kawasan SPBU.
Peninjauan ini menjadi tindak lanjut komitmen Pertamina yang dipastikan langsung oleh Munafri. Warga Makassar berharap antrean BBM yang mengganggu aktivitas harian dan arus lalu lintas segera terurai dalam waktu dekat.