Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pertamina memasang SPBU modular atau pompa bensin mini di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar untuk mengurai antrean BBM yang terjadi di sejumlah SPBU. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan SPBU modular tersebut dijadwalkan terpasang pada Minggu (13/9). Pemprov juga mendesak penambahan kuota BBM untuk wilayah Sulsel.
MAKASSAR — Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar mendorong Pemprov Sulawesi Selatan bergerak cepat. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meminta Pertamina menyiapkan SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebagai titik pengisian tambahan.
Langkah ini disebut sebagai upaya konkret menambah akses masyarakat terhadap BBM sekaligus mengurangi kepadatan di SPBU yang ada. Pemprov juga mendesak Pertamina menambah kuota BBM untuk Sulawesi Selatan.
SPBU Modular di CPI Dijadwalkan Terpasang Minggu (13/9)
Andi Sudirman menyebut pemasangan SPBU modular di kawasan CPI ditargetkan rampung pada Minggu (13/9). Fasilitas ini akan menjadi alternatif pengisian bagi warga yang selama ini terjebak antrean di SPBU reguler.
"Kita sudah mendesak Pertamina lakukan penambahan kuota BBM Sulsel. Kita juga dorong Pertamina memasang SPBU modular yang insya Allah dipasang Minggu (13/9) di kawasan CPI," kata Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Minggu.
Masyarakat yang mengalami antrean di sejumlah SPBU Kota Makassar diarahkan untuk melakukan pengisian di SPBU modular tersebut.
Pengendara Motor Isi Rp30 Ribu per Kendaraan
Khusus pengendara kendaraan roda dua, pengisian BBM di SPBU modular ditetapkan dengan harga Rp30 ribu per motor. Ketentuan ini berlaku sebagai skema khusus selama operasional modular berjalan.
"Modular ini kita hadirkan untuk mengurai di tempat SPBU lainnya untuk kemudian diarahkan ke sana," jelas Andi Sudirman.
Menurutnya, kehadiran SPBU modular menjadi salah satu upaya untuk menambah akses masyarakat dalam mendapatkan BBM sekaligus membantu mengurai kepadatan antrean di SPBU lainnya.
Pemprov Terus Koordinasi dengan Pertamina
Pemprov Sulsel terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan langkah-langkah penanganan dapat berjalan efektif. Targetnya, masyarakat memperoleh akses BBM dengan lebih mudah dan antrean di sejumlah SPBU dapat berangsur terurai.
Andi Sudirman berharap inovasi tersebut dapat menjadi solusi tambahan di tengah kondisi antrean BBM yang terjadi belakangan ini.
"Semoga upaya ini adalah langkah untuk mengurai antrean sekaligus memperbanyak akses masyarakat mendapatkan BBM," tuturnya.