SULAWESI SELATAN — Honda memperluas jajaran skutiknya di China melalui Sundiro Honda dengan meluncurkan NS125RX. Motor ini mencoba menggabungkan desain tajam khas skutik sporty dengan fitur yang biasanya baru ditemui di kelas yang lebih tinggi. Kami sudah merangkum spesifikasi, fitur, dan hal-hal yang perlu Anda perhatikan dari motor yang belum jelas kapan masuk pasar Indonesia ini.
Desain Agresif dengan Sentuhan Elegan
Secara visual, NS125RX tampil beda dari skutik 125 cc kebanyakan. Lampu depan gandanya mengambil inspirasi dari mobil sport, memberikan kesan tajam sekaligus modern. Lampu sein dibuat ramping, dan lampu belakangnya punya desain tiga dimensi yang membuatnya mudah dikenali dari belakang.
Dimensinya ringkas: panjang 1.767 mm, lebar 683 mm, dan tinggi 1.115 mm dengan jarak sumbu roda 1.246 mm. Bobotnya hanya 106 kg, membuatnya lincah untuk bermanuver di perkotaan. Tinggi jok 770 mm dan ground clearance 132 mm, angka yang cukup ramah untuk pengendara Indonesia dengan postur rata-rata.
Mesin eSP 124 cc: Irit, Tapi Bukan untuk Kebut-Kebutan
Jantung pacunya adalah mesin eSP 124 cc, satu silinder, empat langkah, berpendingin udara. Tenaga maksimumnya 9,5 PS pada 7.750 rpm dan torsi puncak 10 Nm di 5.750 rpm. Angka ini nyaris identik dengan Honda BeAT atau Vario 125 yang beredar di Indonesia—cukup untuk harian, tapi jangan berharap akselerasi yang menggelegar.
Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 52,5 km/liter berdasarkan standar WMTC. Dengan tangki 5,7 liter, secara teori motor ini bisa menempuh jarak hampir 300 km dalam satu kali pengisian penuh. Kecepatan maksimumnya 88 km/jam, jadi memang dirancang untuk efisiensi, bukan kecepatan.
Fitur: Inilah Nilai Jual Utamanya
Yang membuat NS125RX menarik bukan mesinnya, melainkan fiturnya. Honda Smart Key menjadi perlengkapan standar dengan fungsi keyless start, sistem anti-pencurian, dan penguncian otomatis. Ada juga sistem I-STOP yang mematikan mesin otomatis saat berhenti, serta ACG Silent Start yang membuat proses menyalakan mesin lebih halus dan senyap.
Dua fitur terakhir itu biasanya baru hadir di skutik kelas menengah seperti Vario 160 atau PCX. Kehadirannya di kelas 125 cc membuat NS125RX terasa premium. Untuk keamanan, ada side stand switch dan brake lock.
Soal pengereman, ada dua pilihan: CBS dengan cakram depan dan tromol belakang, atau ABS dengan kaliper Nissin dan cakram depan 220 mm. Untuk harga selisih sekitar Rp 2,6 juta, fitur ABS jelas lebih worth it untuk keselamatan berkendara harian.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Ban belakangnya hanya 100/90-10, ukuran yang sama dengan skutik entry-level. Ini akan memengaruhi stabilitas saat kecepatan tinggi atau di tikungan. Kapasitas bagasi bawah jok juga terbatas—hanya muat helm full-face kecil atau helm half-face standar. Dua kompartemen depan masing-masing 1,8 liter cukup untuk barang kecil seperti hand sanitizer atau dompet.
Yang lebih krusial: motor ini belum dijual resmi di Indonesia. Jika Anda menginginkannya, jalur importir umum (ijin) adalah satu-satunya cara, dan itu berarti harga bisa melonjak jauh dari Rp 34,4 juta plus urusan surat-surat yang rumit. Belum lagi ketersediaan suku cadang yang pasti terbatas.
Verdict: Menarik, Tapi Tunggu Versi Resminya
Honda NS125RX adalah skutik yang menarik di atas kertas. Fiturnya lengkap, desainnya segar, dan konsumsi bensinnya irit. Namun, dengan statusnya yang belum masuk Indonesia, membelinya sekarang bukan keputusan yang bijak. Jika Honda Indonesia berencana membawanya ke sini—entah sebagai pengganti Vario 125 atau model baru—maka motor ini akan jadi pesaing serius di kelasnya. Sampai saat itu tiba, lebih baik menunggu daripada repot mengurus motor impor sendiri.