Pencarian

IHSG Menguat 1,04% ke 6.409, Inflow Asing Capai Rp 1,27 Triliun dan Tiga Emiten Rilis Aksi Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 • 10:06:01 WIB
IHSG Menguat 1,04% ke 6.409, Inflow Asing Capai Rp 1,27 Triliun dan Tiga Emiten Rilis Aksi Korporasi
IHSG ditutup menguat 1,04% ke level 6.409 dengan inflow asing mencapai Rp 1,27 triliun.

Arus modal asing kembali deras masuk ke pasar saham domestik. Berdasarkan data BEI, investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 917,23 miliar di pasar reguler, dan jumlahnya membengkak menjadi Rp 1,27 triliun jika dihitung di seluruh pasar. Sektor infrastruktur menjadi pendorong utama dengan kenaikan 2,17%, sementara hanya sektor consumer cyclicals yang ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,69%.

Saham Unggulan dan Sentimen Global yang Menggerakkan IHSG

Penguatan indeks kali ini disokong oleh saham-saham berkapitalisasi besar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 2,96%, diikuti PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang menguat 2,77%, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang bertambah 2,26%. Di sisi lain, tekanan terlihat pada PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPI) yang terkoreksi 5,03%.

Sentimen positif juga datang dari bursa Amerika Serikat, di mana Nasdaq menguat 1,30% ke level 26.690. Investor kini mencermati agenda evaluasi FTSE Russell yang dijadwalkan pada 10-14 Agustus 2026. Hasil peninjauan ulang diperkirakan diumumkan pada 21 Agustus dan mulai berlaku pada 18 September. Ekspektasi perubahan status tersebut telah mendorong penguatan ETF EIDO sebesar 2,38% dan indeks MSCI Indonesia yang naik 1,13%.

RLCO Garap Pasar Baru demi Kurangi Ketergantungan ke China

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) tengah memetakan strategi ekspansi pasar ekspor untuk mengurangi porsi penjualan ke China yang saat ini mencapai sekitar 90%. Setelah berhasil masuk ke Vietnam, perseroan berencana melanjutkan penetrasi ke Thailand, serta menargetkan Amerika Serikat dan Hong Kong sebagai tujuan berikutnya.

Langkah ini dibarengi dengan pengembangan produk berbasis protein melalui lini Marinova yang ditargetkan mulai berkontribusi terhadap pendapatan pada kuartal I-2027. Secara kinerja, RLCO membukukan laba bersih Rp 20,37 miliar pada semester I-2026, tumbuh 13,35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 17,97 miliar. Pendapatan perseroan tercatat relatif stabil di angka Rp 272 miliar.

SINI Proyeksikan Pendapatan US$ 3,26 Miliar dari Dua Tambang Baru

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mengumumkan pengembangan dua proyek tambang batu bara di Kalimantan Tengah, yakni PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP). Kedua proyek ini berpotensi menghasilkan pendapatan kumulatif hingga US$ 3,26 miliar.

  • PBC: diproyeksikan menyumbang US$ 2,60 miliar dengan asumsi harga jual US$ 62 per ton dan produksi kumulatif 42 juta ton. Ditargetkan first cut pada kuartal IV-2026.
  • CBP: diperkirakan menghasilkan US$ 656 juta dengan asumsi harga jual US$ 82 per ton dan produksi 8 juta ton. Ditargetkan beroperasi pada semester II-2027.

Meski pembangunan infrastruktur hauling road CBP telah mencapai 83,74%, perseroan masih menghadapi tantangan pembebasan lahan. Realisasi pembebasan lahan untuk PBC baru mencapai 45%, sementara CBP baru 15%.

EAST Bagikan Dividen Interim Rp 2 per Saham, Cek Jadwalnya

PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) resmi membagikan dividen tunai interim II tahun buku 2026 sebesar Rp 2 per saham dengan total nilai sekitar Rp 8,25 miliar. Kebijakan ini setara dengan dividend payout ratio 48,67% dari laba bersih semester I-2026 yang tercatat Rp 16,96 miliar, tumbuh 34,32% secara tahunan.

Berdasarkan harga penutupan saham EAST di level Rp 93 per saham pada Jumat (7/8), dividen ini memberikan dividend yield sebesar 2,15%. Investor yang ingin mendapatkan dividen perlu memperhatikan jadwal cum date di pasar reguler dan negosiasi yang ditetapkan pada 10 Agustus 2026, dengan pembayaran dijadwalkan pada 28 Agustus 2026.

Rekomendasi Teknikal Lima Saham Pilihan

Berikut adalah rekomendasi saham hari ini berdasarkan analisis teknikal untuk investor jangka pendek:

  • CUAN - Buy 725-735 | Target 750-765 | Stop Loss 690
  • BREN - Buy 3480-3510 | Target 3590-3680 | Stop Loss 3320
  • MDKA - Buy 2910-2930 | Target 2970-3000 | Stop Loss 2760
  • BBRI - Buy 3100-3120 | Target 3160-3220 | Stop Loss 2970
  • ARCI - Buy 1225-1235 | Target 1250-1265 | Stop Loss 1155

Disclaimer: Seluruh analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Investasi mengandung risiko.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks