Pencarian

eBay Larang Jual Beli Airbag Mulai 24 September 2026

Jumat, 25 September 2026 • 19:09:01 WIB
eBay Larang Jual Beli Airbag Mulai 24 September 2026
eBay melarang penjualan airbag dan inflator airbag bagi seluruh penjual di Amerika Serikat mulai 24 September 2026.

SULAWESI SELATAN — eBay menutup seluruh kategori penjualan airbag dan inflator airbag bagi semua penjual di Amerika Serikat mulai 24 September 2026. Kebijakan ini menyusul temuan NHTSA bahwa 12 inflator pengganti pecah di AS dan menewaskan 10 orang sejak Mei 2023. Penjual diberi waktu 30 hari untuk menghapus seluruh iklan aktif, terjadwal, maupun draf sebelum eBay mencabutnya sendiri.

Manajemen eBay menuangkan kebijakan itu dalam pengumuman resmi di kanal News and Updates. Larangan mencakup airbag, inflator atau gas generator, serta penutup airbag pada setir. "Efektif 24 September 2026, airbag dan inflator airbag tidak diizinkan untuk diiklankan atau dijual di eBay oleh penjual mana pun," tulis manajemen eBay dalam pernyataan tersebut.

Pihak marketplace menyatakan keputusan diambil setelah tinjauan menyeluruh atas risiko yang mungkin ditimbulkan produk tersebut bagi pengguna. eBay sendiri tidak menyebut kasus tertentu sebagai pemicu kebijakan baru ini.

Aturan Berbeda untuk Penjual di Luar AS

Larangan penuh hanya berlaku di Amerika Serikat. Di luar AS, penjual masih boleh menawarkan komponen pendukung yang tidak mengandung airbag maupun inflator, seperti control unit, crash sensor, diagnostic module, dan passenger sensor. Khusus di AS, komponen pendukung itu hanya bisa dijual oleh penjual berstatus pre-approved.

Penjual yang melanggar diberi masa tenggang 30 hari untuk membersihkan etalase mereka. Setelah tenggat itu lewat, eBay akan mencabut iklan secara sepihak.

Alibaba hingga Amazon Sudah Lebih Dulu Menutup Kategori Ini

eBay bukan yang pertama. Alibaba melarang penjualan airbag di platformnya sejak 2014 dengan alasan keselamatan, lalu memperluas larangan ke komponen SRS untuk membendung barang palsu. Perusahaan itu mengklaim kebijakannya mencabut 22 ribu iklan dari lebih dari 700 penjual, dengan algoritma yang memblokir iklan baru secara langsung.

Amazon, Meta selaku pemilik Facebook Marketplace, dan Temu juga menerapkan larangan serupa lewat kebijakan produk masing-masing.

12 Inflator Pecah, 10 Korban Tewas

Pada April 2026, NHTSA menerbitkan keputusan awal bahwa inflator airbag pengemudi depan buatan Jilin Province Detiannuo Safety Technology (DTN) produksi 2021 dan 2022 mengandung cacat keselamatan. Regulator itu mencatat 12 insiden inflator pecah di AS sejak 30 Mei 2023 hingga 16 Februari 2026, dengan korban 10 orang tewas dan dua lainnya luka berat.

Setidaknya 10 dari 12 kasus melibatkan inflator yang dipasang sebagai suku cadang pengganti alias aftermarket setelah mobil pernah mengalami kecelakaan. Inflator tersebut masuk lewat importir tak dikenal dan diduga ilegal, sehingga NHTSA belum bisa memperkirakan jumlah yang beredar.

Mobil yang diketahui terdampak adalah Chevrolet Malibu dan Hyundai Sonata. NHTSA menegaskan tidak ada informasi bahwa masalahnya terbatas pada dua model itu. The Drive menyebut salah satu inflator bermasalah dibeli lewat eBay, merujuk penelusuran Wall Street Journal pada Juli 2026.

Mengapa Inflator Pecah Begitu Berbahaya

NHTSA menjelaskan inflator airbag adalah gas generator piroteknik yang memicu pengembangan kantong udara dalam hitungan detik. Airbag depan diperkirakan menyelamatkan lebih dari 50 ribu nyawa di AS selama 30 tahun terakhir.

Persoalan muncul ketika inflator pecah alih-alih mengembangkan kantong udara. "Inflator logam itu meledak dan melontarkan serpihan logam dari modul dengan cara yang berpotensi membunuh atau melukai parah siapa pun yang bersentuhan langsung dengannya," tulis NHTSA dalam dokumennya.

Bagi pemilik mobil di Indonesia, kasus ini menjadi pengingat soal risiko membeli komponen keselamatan dari kanal tanpa verifikasi. Airbag dan inflator bukan suku cadang yang bisa dipasang sembarangan — keduanya menyangkut nyawa pengemudi dan penumpang di detik-detik pertama benturan.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks