Pencarian

IMIP Pangkas Produksi Nikel 100 Ribu Ton Imbas El Nino

Kamis, 24 September 2026 • 11:39:02 WIB
IMIP Pangkas Produksi Nikel 100 Ribu Ton Imbas El Nino
Kawasan industri nikel IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah.

SULAWESI SELATAN — Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memangkas produksi nickel pig iron (NPI) hingga hampir 100 ribu ton karena kekeringan yang dipicu El Nino mengganggu pasokan air pendingin smelter. Pemangkasan yang diumumkan pekan lalu kepada perusahaan-perusahaan di kawasan itu berpotensi menyerap hampir sepertiga dari kapasitas produksi bulanan IMIP. Kabar ini justru menahan laju penurunan harga nikel di London Metal Exchange yang sempat merosot 18 persen dari puncaknya awal Mei.

Paragraf pembuka: Air menjadi persoalan serius bagi smelter di Morowali, Sulawesi Tengah. Fasilitas pemurnian nikel membutuhkan air dalam jumlah besar sebagai pendingin dan pelindung peralatan, dan pasokan itu berkurang akibat kemarau panjang yang dipicu El Nino. Manajemen IMIP sudah memperingatkan sejak awal bulan bahwa produksi bisa dipangkas 30 persen hingga 40 persen jika kondisi pasokan air tidak membaik.

Berapa Besar Pemangkasan yang Terjadi

Laporan Bloomberg menyebut pemangkasan produksi diumumkan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan IMIP pada pekan lalu. Sasaran utama adalah nickel pig iron (NPI), bahan baku pembuatan baja anti karat.

Volume produksi yang terdampak diperkirakan mencapai hampir sepertiganya, atau sekitar 100 ribu ton NPI. Sebagai gambaran skala operasi IMIP, Wood Mackenzie Ltd. mencatat kapasitas produksi kawasan ini mencapai 350 ribu ton per bulan dan 4,2 juta ton per tahun.

Selain smelter, IMIP menaungi sejumlah industri pendukung: pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara, pabrik mangan, silikon, chrome, kapur, kokas, pelabuhan, hingga bandara.

Efek ke Harga Nikel Dunia

Pengurangan pasokan dari Morowali justru datang saat pasar nikel sedang tertekan. Harga nikel di London Metal Exchange (LME) sudah merosot sekitar 18 persen dari level tertingginya pada awal Mei.

Setelah kabar pemangkasan produksi IMIP muncul, harga nikel di LME naik 1,1 persen pada Selasa. Pasar membaca pengurangan pasokan ini sebagai penahan penurunan harga lebih lanjut.

Posisi IMIP di Industri Nikel Global

Indonesia merupakan produsen nikel terbesar dunia dan menyumbang lebih dari separuh produksi global. Sebagian besar nikel itu diproses di kawasan industri seperti Morowali, yang menjadi pemasok utama bahan baku baterai kendaraan listrik.

IMIP didapuk sebagai penghasil nikel terbesar di Asia Tenggara sejak 2018, mengalahkan Vale Indonesia. Kawasan ini lahir dari kerja sama Bintang Delapan Group asal Indonesia dengan Tsingshan Steel Group dari China, dan mulai beroperasi pada 19 September 2013.

Struktur pemegang saham IMIP terdiri dari Shanghai Decent Investment (Group) 46,69 persen, PT Sulawesi Mining Investment 25 persen, dan PT Bintang Delapan Investama 25,31 persen. IMIP memegang persetujuan prinsip bernomor 263/1/IP-PB/PMA/2015 tertanggal 29 Januari 2015.

Penutup: Bagi pasar global, pemangkasan di Morowali menjadi pengingat bahwa pasokan nikel Indonesia sangat bergantung pada faktor cuaca dan ketersediaan air. Jika kemarau berlanjut, tekanan pasokan bisa lebih dalam dari perkiraan awal.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks