SULAWESI SELATAN — GIIAS 2026 menjadi panggung bagi Maxus untuk memamerkan dua MPV listrik andalannya, Mifa 7 dan Mifa 9. Namun yang mencuri perhatian adalah Mifa 9, produk termahal yang pernah dijual perusahaan di Indonesia. Dengan banderol Rp958 juta on the road (OTR) Jakarta, mobil ini bukan sekadar kendaraan keluarga, melainkan pernyataan ambisi Maxus di segmen premium.
Kami memeriksa langsung detail teknis dan fitur yang ditawarkan dari booth pameran. Yang langsung terlihat, Mifa 9 mencoba menawarkan nilai lebih lewat kabin mewah dan fitur keselamatan berlapis, tapi tetap ada sejumlah catatan yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengeluarkan uang hampir satu miliar rupiah.
Dimensi Bongsor dengan Desain Futuristik ala MPV Premium
Secara fisik, Mifa 9 tampil intimidatif. Dengan panjang 5.270 mm, lebar 2.000 mm, dan tinggi 1.840 mm, ia masuk kategori big MPV yang dimensinya melebihi Toyota Alphard. Bahasa desainnya bersih, tidak ramai, dengan garis lampu utama modern di fascia depan yang menegaskan identitas kendaraan berorientasi kemewahan.
Bagian buritan mengusung pendekatan sporty-futuristik. Lampu belakang LED melintang dari kiri ke kanan memperkuat kesan lebar, sementara bumper belakang yang tinggi membuat tampilan belakang terasa rapi tanpa ornamen berlebihan. Secara keseluruhan, proporsinya solid dan tidak terkesan norak—sesuatu yang penting di segmen harga ini.
Kabin Lounge Berjalan: Captain Seat dan Panoramic Roof
Masuk ke dalam, fokus utama Mifa 9 jelas: memanjakan penumpang baris kedua. Captain seat dengan delapan mode pemijatan menjadi nilai jual utama, dirancang untuk perjalanan jarak jauh. Material interiornya dibalut bahan premium yang memberi nuansa eksklusif, persis seperti lounge berjalan.
Fitur penunjang lain turut melengkapi: panoramic roof dengan bentang kaca super besar, sistem audio JBL, head unit 12,3 inci sebagai pusat kontrol, panel meter MID 7 inci, AC dual zone dengan kontrol sentuh digital, ambient light, hingga konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Kamera 360 derajat juga tersedia untuk memudahkan manuver mobil sebesar ini.
Fitur Keselamatan ADAS: Paling Lengkap di Kelasnya?
Dari sisi keselamatan, Mifa 9 tidak main-main. Paket ADAS-nya nyaris lengkap dan bisa dibilang salah satu yang paling komplet di kelas MPV premium. Daftarnya panjang dan mencakup hampir semua teknologi asistensi pengemudi modern:
- Adaptive Cruise Control (ACC) dan Traffic Jam Assist (TJA) untuk kemacetan
- Lane Keep Assist (LKA), Emergency Lane Keeping Assist (ELK), dan Lane Departure Warning (LDW)
- Forward Collision Warning (FCW) dan Autonomous Emergency Braking (AEB)
- Blind Spot Monitoring lengkap dengan LCA, BSD, RCTA, dan DOW
- Driver Monitor System (DMS) untuk mendeteksi kantuk pengemudi
- Fitur standar: TPMS, Hill Start Assist, Stability Control System, hingga Intelligent High-Beam Control
Dengan fitur sebanyak ini, Mifa 9 jelas unggul di atas kertas dibanding MPV Jepang sekelasnya yang harganya serupa tapi fitur keselamatannya lebih minim.
Performa dan Baterai: 520 Km Klaim, Tapi Realita Perlu Diuji
Mifa 9 dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga 245 Hp dan torsi 350 Nm. Baterai lithium-ion 90 kWh diklaim mampu menempuh jarak 440 hingga 520 km dalam sekali pengisian penuh. Untuk pengisian daya, teknologi fast charging DC CCS2 120 kW memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 30 menit. Sementara pengisian normal 11 kW dari 5 persen ke 100 persen membutuhkan waktu 8,5 jam.
Catatan penting: angka 520 km adalah klaim pabrikan yang biasanya diukur dalam kondisi ideal. Dalam pemakaian nyata di Indonesia—dengan kemacetan, penggunaan AC terus-menerus, dan kecepatan tol—angka tersebut kemungkinan besar akan turun ke kisaran 400-450 km. Ini perlu pengujian lebih lanjut untuk verifikasi.
Harga Rp958 Juta: Posisi di Antara Dua Dunia
Dengan harga Rp958 juta, Mifa 9 berada di posisi menarik. Ia beririsan langsung dengan MPV listrik premium lain seperti Deza D9 dan Xpeng X9, sekaligus menjadi opsi bagi mereka yang sebelumnya mempertimbangkan MPV premium bermesin bensin asal Jepang seperti Alphard atau Vellfire.
Keunggulan utama Mifa 9 jelas: kabin paling mewah di kelasnya dengan fitur ADAS terlengkap. Namun ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli:
- Jaringan aftersales Maxus di Indonesia masih relatif baru dibanding merek Jepang yang sudah mapan
- Nilai jual kembali (resale value) MPV listrik China masih belum teruji di pasar sekunder Indonesia
- Klaim jarak tempuh 520 km perlu diverifikasi dengan kondisi berkendara lokal
- Ketersediaan charger cepat publik yang kompatibel dengan CCS2 perlu dicek di area Anda
Verdict: Siapa yang Cocok Membeli Mifa 9?
Maxus Mifa 9 adalah produk yang sangat spesifik. Ia ditujukan untuk pembeli yang mengutamakan kenyamanan penumpang dan fitur keselamatan di atas segalanya, serta tidak terlalu khawatir dengan isu resale value atau jaringan servis. CEO Maxus Indonesia, Jerry Huang, menyebut partisipasi mereka di GIIAS 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan MPV listrik andalan yang menggabungkan desain elegan, teknologi modern, dan kenyamanan premium.
Namun, jika Anda adalah tipe pembeli yang mempertimbangkan biaya kepemilikan jangka panjang, brand equity, dan kemudahan perawatan, pilihan MPV premium Jepang atau bahkan Deza D9 yang lebih mapan di pasar EV Indonesia mungkin lebih masuk akal. Mifa 9 adalah produk bagus di atas kertas, tapi pembuktiannya ada di pemakaian harian—dan itu butuh waktu.