Pencarian

VinFast di GIIAS 2026: Jajaran EV Lengkap, Tapi "Drive Worry Free" yang Perlu Dibedah Lebih Dalam

Senin, 03 Agustus 2026 • 12:00:31 WIB
VinFast di GIIAS 2026: Jajaran EV Lengkap, Tapi
Pengunjung mengamati deretan kendaraan listrik VinFast yang dipamerkan di booth GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Juli 2026.

SULAWESI SELATAN — Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung 30 Juli—9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang, menjadi panggung bagi VinFast untuk memamerkan seluruh lini produknya. Kami menyempatkan diri menyusuri booth mereka untuk melihat langsung apakah klaim "jajaran terlengkap" itu benar, dan yang lebih penting, apakah program "Drive Worry Free" benar-benar menjawab kekhawatiran calon pemilik EV di Indonesia—atau sekadar jargon pemasaran.

Daftar Model yang Dipamerkan: Dari VF 3 Sampai Lini Green

VinFast membawa hampir semua model yang sudah mereka luncurkan di Indonesia. Berikut yang bisa Anda lihat dan pesan di booth mereka:

  • VF 3 — city car mungil, target utama pembeli pertama kali yang ingin beralih ke EV
  • VF 6 dan VF 7 — SUV kompak dan menengah, pesaing langsung BYD Atto 3 dan Chery Omoda E5
  • VF MPV 7 — MPV listrik 7-seater, kelas yang masih sangat jarang pemainnya di Indonesia
  • Limo Green dan lini kendaraan Green — segmen komersial dan taksi, yang justru jadi fokus bisnis mereka di pasar kita

Yang menarik, kehadiran VF MPV 7 di kelas MPV listrik sebenarnya punya posisi yang cukup unik. Saingan terdekatnya mungkin hanya Hyundai Ioniq 5 yang berkapasitas 5 penumpang, jadi VinFast ini bermain di arena yang belum ramai. Tapi justru di situlah pertanyaannya: apakah infrastruktur pengisian daya sudah siap untuk mobil sebesar itu?

Membedah "Drive Worry Free": Janji Manis yang Butuh Bukti di Lapangan

Program ini adalah inti dari pameran mereka. VinFast membaginya menjadi lima pilar, tapi dua di antaranya yang paling menarik perhatian kami:

Zero Operating Cost dan Battery Peace of Mind. Ini soal biaya perawatan dan garansi baterai. Namun, kami perlu mengingatkan: klaim "zero cost" biasanya tidak pernah benar-benar nol. Ada biaya pengisian daya yang tetap Anda bayar, dan untuk program sewa baterai (battery subscription) yang menjadi model bisnis VinFast di Vietnam, belum tentu berlaku dengan skema yang sama di Indonesia. Sayangnya, di booth mereka, detail skema ini baru bisa dijelaskan saat Anda duduk satu lawan satu dengan sales—tidak ada brosur resmi yang memuat angka pasti biaya langganan baterai per bulan.

Promo GIIAS: Voucher Belanja, Bukan Potongan Harga Langsung

Berbeda dengan pabrikan lain yang biasanya memotong harga OTR di pameran, VinFast memilih jalur voucher. Berikut rinciannya:

  • Pembeli VF 3 dapat voucher MAP senilai Rp 3 juta
  • Pembeli VF MPV 7 dan Limo Green dapat voucher MAP senilai Rp 4 juta
  • Pembeli VF 6 atau VF 7 dapat voucher MAP senilai Rp 5 juta

Strategi ini cerdas karena menjaga harga jual tetap stabil, tapi bagi konsumen yang mengharapkan diskon tunai atau paket gratis charger, promo ini terasa kurang greget. Voucher MAP juga berarti Anda harus berbelanja di department store tertentu untuk memanfaatkannya—bukan uang tunai yang bisa dipakai untuk biaya pasang home charging.

Yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Booking

Kami mencatat beberapa hal yang tidak dijelaskan secara gamblang di booth mereka:

  • Biaya pengiriman dan pajak — harga yang dipajang biasanya belum termasuk ongkos kirim ke luar Jawa dan biaya administrasi dealer
  • Jaringan servis — VinFast masih membangun jaringan 3S (Sales, Service, Spare parts) di Indonesia. Untuk Anda di luar kota besar, pastikan ada bengkel resmi dalam radius yang masuk akal
  • Nilai jual kembali — pilar "Business Confidence" yang mereka klaim belum teruji karena pasar EV bekas di Indonesia masih sangat muda

Satu hal yang kami akui positif: desain booth mereka memang imersif, dengan simulasi pengisian daya dan area konsultasi yang nyaman. Anda bisa merasakan langsung bagaimana ekosistem mereka bekerja. Tapi ingat, merasakan simulasi di pameran berbeda dengan menghadapi kenyataan di jalan.

Verdict: Menarik untuk Dicoba, Tapi Jangan Tergesa-gesa

VinFast jelas serius dengan pasar Indonesia. Pilihan produknya lengkap, dan program "Drive Worry Free" menunjukkan mereka memahami hambatan utama adopsi EV: ketakutan akan baterai dan biaya perawatan. Namun, sebelum Anda mengeluarkan uang puluhan juta—bahkan ratusan juta untuk VF MPV 7—tanyakan detail skema baterai, biaya langganan bulanan (jika ada), dan garansi dalam bentuk hitam di atas putih.

Target pembeli yang cocok: mereka yang tinggal di kota besar dengan akses ke dealer dan charging station, serta tidak terlalu memikirkan nilai jual kembali dalam 3-4 tahun. Untuk Anda yang tinggal di daerah dengan infrastruktur terbatas, sebaiknya tunggu sampai jaringan servis mereka benar-benar merata.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks