Pencarian

Warga Way Kanan Usir Damkar Saat Kebakaran Rumah, Petugas Sebut Terkendala Jalan Rusak dan Lampu Kepala

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 13:32:01 WIB
Warga Way Kanan Usir Damkar Saat Kebakaran Rumah, Petugas Sebut Terkendala Jalan Rusak dan Lampu Kepala
Warga menyaksikan proses pemadaman kebakaran rumah di Kampung Sangkaran Bhakti, Way Kanan, Lampung, Jumat (7/8/2026) malam.

SULAWESI SELATANKebakaran melanda rumah milik warga bernama Yuli di Dusun 5, Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Jumat (7/8/2026) malam. Dalam video yang beredar, kobaran api terlihat membesar dan melahap bangunan rumah, bahkan menjalar ke pohon kelapa di sekitarnya. Kedatangan satu unit mobil damkar justru disambut sorakan warga yang kecewa.

"Lama, pulang aja, damkarnya datang telat, pulang aja," ujar seorang warga dalam video yang beredar.

Petugas Klaim Tiba Tiga Menit Setelah Laporan

Irwansyah menjelaskan, laporan kebakaran diterima Regu B Posko Blambangan Umpu pada pukul 20.57 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 14 kilometer dari posko dan tiba pada pukul 21.00 WIB.

"Pada pukul 21.00 WIB anggota sampai di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman," kata Irwansyah, Sabtu (8/8/2026).

Proses penyiraman, pendinginan, dan penyelamatan dilakukan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.28 WIB. Petugas baru kembali ke posko masing-masing pada pukul 22.30 WIB setelah memastikan kondisi aman dan mengecek peralatan.

Rusaknya Jalan hingga Minimnya Lampu Kepala

Irwansyah membeberkan sejumlah kendala yang dihadapi personel di lapangan. Kondisi jalan rusak dan sistem buka-tutup lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) akibat pekerjaan pengecoran jalan menjadi hambatan utama. Musim kemarau juga membuat petugas kesulitan mencari sumber air untuk proses pemadaman.

Keterbatasan peralatan berupa lampu kepala turut disebut sebagai kendala. Meski begitu, pemadaman tetap dilakukan dengan dukungan personel dari Posko Blambangan Umpu, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat.

Satu unit armada jenis Kajama berkapasitas 3.500 liter dengan enam personel dikerahkan ke lokasi kebakaran rumah Yuli.

Dua Titik Kebakaran Bersamaan

Pada waktu yang hampir bersamaan, personel Pos Baradatu sedang bersiaga menangani kebakaran lahan di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk. Lokasi kebakaran lahan tersebut berada cukup jauh dari jalan lintas dan tidak dapat dijangkau langsung kendaraan pemadam.

Petugas Pos Baradatu melakukan pemantauan dari pinggir jalan lintas bersama masyarakat dan kepala kampung setempat. Mereka bersiaga untuk mengantisipasi jika kobaran api merambat mendekati permukiman warga.

Dengan kondisi tersebut, total dua armada dikerahkan untuk menangani dua kejadian kebakaran pada waktu yang bersamaan.

Kerugian Masih Didata

Rumah yang terbakar memiliki luas sekitar 8 x 16 meter. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka dalam peristiwa tersebut, sementara total kerugian masih dalam pendataan.

Polisi dan pihak terkait masih melakukan penyelidikan dan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran yang melanda rumah Yuli tersebut.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks