SULAWESI SELATAN — Google memperluas jangkauan Google Voice ke segmen konsumen individu dan usaha kecil. Sebelumnya, layanan telepon berbasis cloud ini hanya menyediakan paket gratis "Basic" untuk pengguna rumahan, sementara opsi berbayar mengharuskan pelanggan memiliki langganan Google Workspace. Kini, siapa pun bisa mengakses fitur profesional tanpa ikatan korporat.
Dua Paket Baru: Starter dan Standard
Paket pertama bernama Google Voice Starter dibanderol USD 10 per bulan (sekitar Rp 165.000). Fitur yang ditawarkan meliputi panggilan tiga arah (three-way calling), transfer panggilan tanpa hambatan, perekaman panggilan, serta dukungan telepon desktop. Google juga menjamin nomor pengguna tidak akan ditarik kembali akibat masa tidak aktif, plus akses dukungan teknis 24/7.
Paket kedua, Google Voice Standard, dibanderol USD 20 per bulan (sekitar Rp 330.000). Google saat ini menawarkan diskon 50 persen untuk enam bulan pertama, sehingga biaya awal turun menjadi USD 10 per bulan. Paket ini menyasar pengguna yang ingin "meningkatkan produktivitas dengan penanganan panggilan otomatis", termasuk perutean panggilan (call routing) dengan auto attendant.
Fitur Andalan: Transkripsi Panggilan dengan Gemini
Fitur paling menarik di paket Standard adalah integrasi AI Gemini. Sejak diperkenalkan bulan lalu, fitur "Take notes for me" mampu mentranskripsikan panggilan secara real-time, merangkum poin-poin penting, dan menghasilkan daftar tindak lanjut (action items). Ringkasan tersebut bisa dilihat langsung di aplikasi Google Voice, sementara salinan otomatis dalam bentuk Google Docs akan dikirimkan ke email pengguna setelah panggilan selesai.
Fitur ini sangat berguna bagi pekerja lepas atau konsultan yang sering menerima panggilan klien dan butuh catatan rapat instan tanpa harus mengetik manual.
Cara Berlangganan dan Target Pengguna
Untuk beralih ke paket berbayar, pengguna cukup mengetuk foto profil di pojok kanan atas aplikasi Google Voice, lalu memilih opsi "Upgrade Voice". Proses berlangganan dilakukan melalui laman g.co/voice/upgrade.
Meskipun Google menyebut kedua paket ini ditujukan untuk usaha kecil atau "side hustles", tidak ada batasan siapa yang bisa mendaftar. Artinya, pengguna individu yang menginginkan fitur perekaman panggilan dan transkripsi AI juga bisa langsung mengaktifkannya.
Ketersediaan di Indonesia
Saat ini Google Voice masih terbatas untuk pengguna di Amerika Serikat. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan layanan ini di Indonesia. Namun, perubahan kebijakan ini menandakan bahwa Google mulai melirik segmen pengguna non-korporat, yang bisa menjadi sinyal positif untuk ekspansi global ke depannya.
Bagi Anda yang sering melakukan panggilan bisnis lintas negara dan membutuhkan catatan otomatis, paket Standard dengan Gemini layak dipertimbangkan — terutama selama periode diskon enam bulan pertama.