BULUKUMBA — Kobaran api melahap lambung kapal pinisi bernama KLM Mutiara Prasana Nusantara di pesisir Pantai Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba. Insiden terjadi sekitar pukul 07.45 Wita, Senin (6/7). Seluruh kru kapal dilaporkan selamat setelah meninggalkan kapal yang tengah terbakar.
Api Muncul dari Ruang Kemudi, ABK Sempat Berusaha Padamkan
Kapolsek Bontobahari AKP Kasman mengatakan titik api pertama kali terlihat di anjungan atau ruang kemudi kapal. Saat kebakaran terjadi, sejumlah ABK masih berada di atas perahu dan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya.
"Api semakin membesar dan tidak bisa dikendalikan. Sehingga mereka semua meninggalkan kapal untuk menyelamatkan diri," ujar Kasman dalam keterangan resmi, Senin.
Pemilik Kapal Terima Laporan dari ABK
Pemilik kapal, Muhammad Japar Sidiq Ali (40), mengetahui musibah tersebut setelah mendapat laporan dari ABK bernama Niko (30). Mendengar kabar itu, Japar langsung meminta seluruh kru berupaya memadamkan kobaran api. Namun api terus membesar.
Dua saksi yang berada di lokasi kejadian, yakni Niko yang merupakan warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dan Muh Jundi (28), ABK asal Bone Rate, Kabupaten Kepulauan Selayar, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Evakuasi ke Pinggir Pantai, Api Masih Berkobar
Proses evakuasi kapal ke pinggir pantai baru selesai sekitar pukul 09.45 Wita. Namun saat dievakuasi, sebagian badan kapal masih terbakar. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
"Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan," kata Kasman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 10 miliar.