BONE — Sebuah video berdurasi pendek yang beredar di TikTok memicu gelombang kritik warganet terhadap pelaksanaan OSN-K di SMAN 8 Bone. Dalam rekaman yang diunggah akun @user26651836007973, tampak sejumlah peserta duduk di ruang laboratorium komputer yang disebut sebagai lokasi lomba sementara salah satu dari mereka terlihat memegang dan melihat layar ponsel.
Unggahan tersebut menuai reaksi cepat. Hingga tangkapan layar beredar, video telah diklik suka oleh 14,6 ribu akun, dikomentari 417 kali, dan dibagikan lebih dari 3.300 kali. Narasi dalam unggahan berbunyi: “Emang boleh liat hp ya? Ini di live SMAN 8 Bone, cuma nanya aja ga maksud buat memviralin #osn2026 #osn #osnk.”
Pertanyaan Kunci: Lomba Sudah Dimulai atau Belum?
Perdebatan di kolom komentar terbelah menjadi dua kubu. Sebagian warganet meyakini pelanggaran aturan telah terjadi. “Kasian orang jujur yang udah mati-matian belajar…,” tulis salah satu akun. Akun lain menyoroti ketiadaan pemeriksaan perangkat sebelum kompetisi: “gada pengecekan kah sebelum mulai?? kok bisa ada hp.”
Namun, tidak sedikit yang meminta publik tak terburu-buru menyimpulkan. Beberapa komentar menilai kompetisi kemungkinan belum dimulai saat video direkam. “Sepertinya itu blm mulai gk sih? soalnya yg lain pada ngobrol. Tp gk tau deng wkwk,” kata seorang warganet. Pendapat serupa muncul: “itu belom waktunya ngerjain ka. itu belom masuk soal.”
Belum Ada Klarifikasi Resmi dari Pihak Sekolah
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak SMAN 8 Bone, panitia penyelenggara OSN-K, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. Tidak ada konfirmasi apakah ponsel yang terlihat dalam video digunakan saat pengerjaan soal, masa istirahat, atau tahap persiapan teknis sebelum ujian dimulai.
Ketidakjelasan ini membuat spekulasi terus berkembang. Sejumlah warganet menuntut transparansi dari panitia untuk menjaga kredibilitas OSN-K yang merupakan ajang seleksi bergengsi bagi siswa SMA tingkat kabupaten. “Gua sakit hati sih, karena gua osn mtk logika gua dipakai habis habisan, tapi sman 8 bone ini malah liat hp mereka saat osn,” tulis salah satu akun.
Apa Langkah Selanjutnya?
Pelaksanaan OSN-K jenjang SMA di Kabupaten Bone berlangsung pada 18–19 Juni 2026. Dengan viralnya video ini, publik menanti klarifikasi dari panitia pusat OSN maupun pihak sekolah. Jika terbukti ada pelanggaran, konsekuensi dapat mencakup diskualifikasi peserta hingga sanksi terhadap pengawas ruang ujian yang dianggap lalai.
Situasi ini menjadi pengingat bagi penyelenggara di daerah lain untuk memperketat prosedur pemeriksaan perangkat elektronik sebelum kompetisi dimulai. Sebab, di era media sosial, satu rekaman singkat bisa mengguncang kredibilitas ajang pendidikan nasional hanya dalam hitungan jam.