Pencarian

Polda Jateng Pastikan Empat Korban Tewas di Glamping Posong akibat Keracunan Gas Karbon Monoksida

Senin, 15 Juni 2026 • 22:13:01 WIB
Polda Jateng Pastikan Empat Korban Tewas di Glamping Posong akibat Keracunan Gas Karbon Monoksida
Polda Jateng memastikan empat korban tewas di Glamping Posong akibat keracunan gas karbon monoksida.

SULAWESI SELATAN — Kesimpulan itu disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Tengah, Senin (15/6/2026). Kapolres Temanggung, AKBP Zamrul Aini, memaparkan temuan berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), autopsi jenazah, pemeriksaan toksikologi, serta analisis Laboratorium Forensik.

"Hasil autopsi dan pemeriksaan toksikologi menunjukkan adanya paparan masif gas karbon monoksida pada tubuh keempat korban," ujar AKBP Zamrul Aini.

Dugaan Awal Keracunan Makanan Terbantahkan

Sebelum hasil laboratorium forensik keluar, beredar spekulasi di masyarakat bahwa satu keluarga asal Semarang itu tewas akibat keracunan makanan. Polisi telah memeriksa 27 orang saksi dan mengamankan sisa makanan korban untuk diuji. Namun, uji laboratorium tidak menemukan kandungan zat beracun pada sampel makanan tersebut.

Data di lapangan menunjukkan para korban menginap di fasilitas Glamping Safari nomor 3 Taman Wisata Alam Posong pada 26 Mei 2026. Pihak pengelola wisata mengaku telah memberikan SOP dan peringatan keras kepada korban agar tidak menyalakan tungku di dalam tenda karena berpotensi memicu kebakaran dan gangguan pernapasan fatal.

Simulasi Rekonstruksi Perkuat Temuan

Untuk memastikan hipotesis, Tim Labfor Polda Jateng melakukan simulasi rekonstruksi di lokasi kejadian. Mereka menyalakan tungku tanah liat serupa di dalam tenda yang tertutup rapat. Hasil simulasi mengonfirmasi bahwa akumulasi gas CO di ruang tertutup dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat tanpa meninggalkan jejak kebakaran.

Di TKP, polisi mendapati sebuah tungku tanah liat pembakaran telah dipindahkan ke dalam tenda, sementara kompor portable berada di area luar. Kondisi itu memperkuat kesimpulan bahwa korban menyalakan tungku di dalam tenda meskipun sudah diperingatkan. Keesokan harinya, petugas mencurigai keheningan dari dalam tenda. Saat pintu dibuka paksa, keempat korban ditemukan sudah dalam kondisi kaku.

Korban Berasal dari Satu Keluarga Semarang

Satu keluarga yang tewas terdiri dari empat orang. Salah satu korban diketahui merupakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan fotografer Keraton Yogyakarta. Polda Jateng memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini dan menutup kasus berdasarkan bukti ilmiah yang ada.

Pihak pengelola wisata Posong, menurut polisi, telah menjalankan prosedur keselamatan sesuai standar. Namun, insiden ini menjadi peringatan keras bagi pengelola tempat wisata alam lain untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan peralatan memasak di area penginapan tertutup. Polda Jateng juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan keselamatan dari petugas wisata.

Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks