Pencarian

Pertamina Bantah Truk Tangki Kecelakaan di Tanah Bumbu Milik Perusahaan, Sampaikan Duka untuk Korban

Senin, 03 Agustus 2026 • 12:29:01 WIB
Pertamina Bantah Truk Tangki Kecelakaan di Tanah Bumbu Milik Perusahaan, Sampaikan Duka untuk Korban
Truk tangki yang terlibat kecelakaan di Tanah Bumbu dipastikan bukan armada resmi Pertamina Patra Niaga.

SULAWESI SELATAN — Kecelakaan yang melibatkan truk tangki di wilayah Tanah Bumbu memicu pertanyaan publik mengenai kepemilikan kendaraan tersebut. PT Pertamina Patra Niaga, sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero) yang mengelola bisnis logistik dan pemasaran, langsung angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar.

Pihak perusahaan memastikan bahwa kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami insiden tersebut bukan milik perseroan. Klarifikasi ini penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama terkait standar keselamatan operasional yang selama ini diterapkan Pertamina.

Bukan Armada Resmi, Pertamina Fokus pada Keselamatan dan Bantuan

Dalam keterangan resminya, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa seluruh armada milik perusahaan selalu dilengkapi dengan prosedur keselamatan yang ketat dan pengawasan berlapis. Insiden di Tanah Bumbu disebut melibatkan kendaraan yang tidak terdaftar dalam sistem operasional perusahaan.

Meski demikian, manajemen tidak tinggal diam. Pertamina menyampaikan rasa duka cita yang tulus atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini," demikian bunyi pernyataan resmi perusahaan yang diterima awak media.

Langkah lain yang diambil adalah berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk membantu proses penanganan pasca-insiden. Perusahaan memastikan komitmennya untuk terus mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap rantai distribusi BBM ke seluruh pelosok negeri.

Mengapa Klarifikasi Ini Penting bagi Masyarakat?

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan tangki kerap kali menimbulkan kekhawatiran publik. Kekhawatiran ini muncul karena muatan BBM memiliki risiko kebakaran dan ledakan yang tinggi. Kejelasan status kepemilikan truk menjadi krusial untuk memastikan akuntabilitas dan tanggung jawab hukum atas kejadian tersebut.

Dengan adanya pernyataan resmi dari Pertamina Patra Niaga, masyarakat diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh. Pihak perusahaan juga mengimbau agar publik tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan senantiasa menunggu hasil investigasi dari aparat berwenang.

Peristiwa di Tanah Bumbu ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional bagi seluruh pengangkut BBM, baik milik pertamina maupun pihak ketiga yang bekerja sama. Regulasi ketat menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penyelidikan masih terus berlangsung. Pertamina berjanji akan memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada korban serta keluarga yang terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks