PANGKEP — Sakinah Fitrianti B. menyebut pola komunikasi yang dibangun Polres Pangkep di bawah kepemimpinan AKBP Muh. Husni Ramli berbanding terbalik dengan kesan birokratis yang kerap melekat pada institusi kepolisian. Ia menilai kemudahan akses tersebut berdampak langsung pada kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Menurut Sakinah, selama ini proses konfirmasi yang dilakukan wartawan kerap terhambat oleh prosedur yang berbelit. Namun, di era kepemimpinan AKBP Husni, respons terhadap pertanyaan media berjalan cepat dan tanpa sekat.
Kapolres Disebut Selalu Responsif Saat Wartawan Butuh Konfirmasi
Sakinah yang juga menyandang Sertifikat Wartawan Utama dari Dewan Pers itu mencontohkan langsung gaya kepemimpinan AKBP Husni. Ia mengatakan, sang Kapolres tidak pernah menutup diri ketika awak media membutuhkan keterangan resmi terkait kasus-kasus yang tengah ditangani.
“Bapak Kapolres Pangkep, Pak Husni, selalu memudahkan akses komunikasi ketika kami membutuhkan konfirmasi terkait penanganan kasus di wilayah hukum Polres Pangkep. Hal ini merupakan bentuk keterbukaan informasi dan transparansi dalam penanganan setiap kasus sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang,” katanya, Sabtu (1/8/2026).
Keterbukaan Ini Dinilai Perkuat Kepercayaan Publik ke Polri
Doktor Ilmu Komunikasi itu menegaskan bahwa transparansi yang dijaga Polres Pangkep bukan sekadar formalitas. Ia menilai kebijakan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang mewajibkan badan publik, termasuk kepolisian, untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat.
“Komunikasi yang terbangun dengan baik antara kepolisian dan media turut memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menurut Sakinah, sinergi yang solid antara wartawan dan aparat penegak hukum memiliki efek ganda. Selain memudahkan kerja jurnalistik, iklim keterbukaan ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri secara keseluruhan.
Harapan Agar Budaya Terbuka Tak Hilang saat Ganti Pimpinan
Di tengah apresiasi tersebut, Sakinah menyisipkan satu catatan penting. Ia berharap budaya komunikasi yang sudah terbangun baik ini tidak serta-merta hilang ketika terjadi pergantian pimpinan di lingkungan Polres Pangkep.
“Sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan insan pers penting untuk terus dijaga. Selain memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, hal itu juga memastikan hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, transparan, dan berkualitas tetap terpenuhi,” tuturnya.
Pernyataan ini diamini sejumlah wartawan di Pangkep. Mereka menilai kebijakan AKBP Husni yang membuka ruang seluas-luasnya bagi media menjadi standar baru pelayanan publik yang patut dicontoh institusi lainnya di Sulawesi Selatan.