Pencarian

O2SN Makassar 2026 Resmi Ditutup, Pemkot Siapkan Beasiswa Prestasi untuk Para Juara

Senin, 15 Juni 2026 • 20:19:01 WIB
O2SN Makassar 2026 Resmi Ditutup, Pemkot Siapkan Beasiswa Prestasi untuk Para Juara
Kepala Dinas Pendidikan Makassar menutup resmi O2SN 2026 di Lapangan Sepak Bola UNM Banta-Bantaeng.

MAKASSAR — Kompetisi olahraga pelajar terbesar di Kota Makassar resmi berakhir. O2SN jenjang SD dan SMP tingkat kota tahun 2026 ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Achi Soleman, di Lapangan Sepak Bola UNM Banta-Bantaeng, Rappocini, Minggu (14/6/2026). Penutupan berlangsung meriah karena bertepatan dengan partai final Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP yang disaksikan ratusan pendukung.

Beasiswa untuk Peraih Medali: Juara 1, 2, dan 3 Dapat Dana Prestasi

Achi Soleman mengumumkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan piala dan medali. Para pemenang O2SN—peraih juara satu, dua, dan tiga—akan mendapatkan beasiswa prestasi. “Kami akan memberikan beasiswa berprestasi kepada peraih juara satu, dua, dan tiga. Langkah ini merupakan bentuk pembinaan langsung dari Pemerintah Kota Makassar agar anak-anak kita terus melakukan aktivitas yang positif,” ujar mantan Kepala DP3A Makassar tersebut.

Dinas Pendidikan bahkan tengah mengupayakan tambahan uang pembinaan bagi para juara pada penyelenggaraan tahun depan. Saat ini, beasiswa menjadi insentif utama yang disiapkan pemkot untuk menjaga semangat bertanding para atlet pelajar.

Final GSI Meriahkan Penutupan, Tamalanrea dan SMPN 18 Makassar Jadi Juara

Penutupan O2SN sekaligus menjadi panggung final GSI yang menyedot perhatian. Tim Kecamatan Tamalanrea berhasil mengamankan Juara I GSI Kategori Putra. Sementara itu, SMPN 18 Makassar tampil gemilang dengan mengawinkan gelar Juara I GSI Kategori Putri sekaligus menyabet predikat Juara Umum O2SN Jenjang SMP 2026. Di kategori seni, trofi Juara Umum FLS2N berhasil diraih oleh SMPN 3 Makassar.

Alihkan Anak dari Gawai, Pemkot Dorong Ekstrakurikuler Aktif

Lebih dari sekadar ajang berburu medali, Achi menegaskan bahwa O2SN menjadi implementasi nyata dari Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026. Regulasi ini mengatur pengembangan budaya aman dan nyaman bagi siswa di sekolah. Program ini beririsan dengan PP Tunas yang membatasi penggunaan gawai berlebih pada anak-anak.

“Oleh karena itu, kami membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari orang tua. Kerja sama ini penting agar orang tua terus mendorong anak-anak mereka aktif mengikuti ekstrakurikuler di sekolah,” harap Achi. Menurutnya, ajang luar ruangan seperti O2SN dan kegiatan ekstrakurikuler yang berkualitas berhasil mengalihkan energi pelajar ke aktivitas yang lebih produktif.

Sportivitas dan Talenta Muda: Pesan dari Lapangan UNM Banta-Bantaeng

Dalam sambutannya, Achi Soleman menyebut bahwa pagelaran tahun ini meninggalkan pesan penting tentang sportivitas dan pembinaan talenta olahraga. “Kami melihat minat dan semangat bertanding anak-anak kita sangat besar,” katanya. Pihak pemkot berharap dukungan finansial dan fasilitas bagi atlet muda ini terus meningkat di masa mendatang.

Bagikan
Sumber: berita-sulsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks