TAKALAR — Pihak Rumah Sakit Maryam Citra Medika Takalar angkat bicara mengenai peristiwa yang terjadi saat proses penerimaan pasien anak laki-laki pada Rabu (10/6/2026) pukul 08.30 pagi. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, pasien dibawa orang tuanya dengan keluhan demam dan riwayat terlibat perkelahian di sekolah.
Kondisi Pasien Saat Tiba di UGD
Saat tiba di rumah sakit, orang tua tidak menyampaikan adanya riwayat kejang pada anaknya. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda vital, pasien dinyatakan dalam kondisi sadar penuh dengan nilai GCS 15, suhu tubuh 36,5 derajat Celcius, nadi 110 kali per menit, pernapasan 20 kali per menit, dan kadar oksigen dalam darah 99 persen.
Dokter Zahra kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya, ditemukan pembengkakan dan kemerahan pada amandel kiri pasien dengan tingkat keparahan T2-T2. Dari hasil tersebut, kondisi pasien dinilai tidak memenuhi kriteria penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).
Permintaan Infus dan Sistem Antrian
Pihak rumah sakit menyebut bahwa dokter sempat menanyakan mengapa orang tua tidak memeriksakan anaknya ke Puskesmas terlebih dahulu. Namun, orang tua menjawab ingin langsung membawa ke rumah sakit.
Orang tua kemudian meminta agar anaknya dipasang infus. Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa saat itu terdapat dua pasien lain dalam antrian dengan kategori triase hijau. Jika permintaan tersebut dipenuhi, pasien akan masuk ke antrian ketiga. Selain itu, ruang perawatan dan tempat tidur resusitasi dalam kondisi penuh, serta masih ada dua pasien lain yang menunggu penanganan tanpa dipasang infus.
Suasana Memanas, Orang Tua Pasien Protes
Penjelasan tersebut tidak diterima dengan baik oleh orang tua pasien. Mereka menyampaikan penolakan dengan nada tinggi dan sempat mengucapkan kalimat, "bukan ji ini apartemen yang dipesan-pesan kah, nanti ada prioritas lain".
Perawat yang bertugas kembali berusaha menjelaskan kondisi layanan yang ada, namun suasana semakin tidak kondusif. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa setiap penanganan pasien selalu mengacu pada prosedur medis dan sistem skala prioritas.
Prosedur Medis Jadi Acuan Utama
Pihak RS Maryam Citra Medika Takalar menekankan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan untuk semua pasien. Sistem triase dan prioritas diterapkan agar pasien dengan kondisi lebih darurat mendapatkan penanganan lebih cepat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak orang tua pasien maupun Dinas Kesehatan setempat mengenai insiden tersebut.