Pencarian

Fuso Canter Extra Long Bus Meluncur di GIIAS 2026, Target Bisnis Pariwisata dan Angkutan Antar Kota

Selasa, 04 Agustus 2026 • 09:30:02 WIB
Fuso Canter Extra Long Bus Meluncur di GIIAS 2026, Target Bisnis Pariwisata dan Angkutan Antar Kota
Fuso Canter Extra Long Bus resmi meluncur di GIIAS 2026 untuk pasar pariwisata dan angkutan antar kota.

SULAWESI SELATAN — Keputusan KTB membawa bus bermerek Fuso ke segmen angkutan penumpang bukan tanpa alasan. Data Kementerian Pariwisata menyebut kontribusi sektor ini terhadap PDB diproyeksikan mencapai 4,8 persen, sebuah pasar yang butuh armada dengan kapasitas besar namun tetap lincah di medan wisata.

Canter Extra Long Bus menggendong mesin bertenaga 136 PS. KTB menyebut radius putarnya lebih kecil dan penggunaan long tapered leaf spring membuat redaman lebih nyaman saat melintasi jalan antar kota yang tidak selalu mulus.

Membaca Peluang dari Lonjakan Perjalanan Wisatawan

Angka kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 15,39 juta pada 2025 serta 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara menjadi dasar utama KTB menghadirkan model ini. Kebutuhan transportasi penghubung antardestinasi dinilai belum sebanding dengan pertumbuhan jumlah perjalanan.

“Pertumbuhan sektor pariwisata mendorong meningkatnya kebutuhan akan transportasi penumpang yang memiliki kapasitas lebih besar, aman, dan nyaman. Melalui Canter Extra Long Bus dengan wheelbase 4,2 meter, Fuso menghadirkan solusi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan tersebut,” ujar Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT KTB dalam forum digelar di Tangerang, Jumat (31/7).

Bukan Sekadar Angkutan Massal, tapi Andalan Bisnis Operator

KTB tidak hanya menjual kendaraan, melainkan menawarkan nilai ekonomis bagi operator. Sasis panjang 4,2 meter memberi ruang kabin lebih lega untuk konfigurasi kursi tambahan, sementara mesin 136 PS dirancang untuk tetap bertenaga saat membawa muatan penuh di rute tanjakan menuju kawasan wisata dataran tinggi.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan kendaraan yang berkualitas sekaligus memberikan solusi bisnis yang mampu mendukung keberlangsungan usaha pelanggan sebagai Andalan Bisnis Sejati,” ucapnya kemudian.

Dukungan terhadap ekosistem pariwisata ini diamini oleh pemerintah. Budi Supriyanto, Asisten Deputi Bidang Manajemen Industri Kementerian Pariwisata, menegaskan bahwa transportasi andal adalah bagian penting dari ekosistem pariwisata karena berperan dalam meningkatkan aksesibilitas menuju berbagai destinasi.

“Bagaimanapun, dukungan industri kendaraan tidak bisa dilepaskan karena setiap perjalanan wisata hingga ke berbagai destinasi tentu membutuhkan layanan transportasi yang andal,” kata Budi.

Kolaborasi Industri dan Pemerintah untuk High Value Tourism

Pemerintah tengah mendorong pengembangan pariwisata yang berorientasi pada high value tourism, bukan sekadar mengejar jumlah kunjungan. Konsep ini menuntut pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan — faktor yang langsung bersinggungan dengan kualitas armada yang dioperasikan pelaku usaha.

Manajemen Industri Kementerian Pariwisata menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, industri otomotif, dan operator transportasi menjadi kunci mewujudkan pariwisata berkualitas. Kehadiran Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026 menjadi sinyal bahwa pabrikan merespons kebutuhan tersebut dengan produk yang lebih spesifik ketimbang sekadar memaksakan truk untuk fungsi angkutan orang.

Dengan peluncuran ini, KTB memperluas lini bisnis Fuso dari yang selama ini identik dengan logistik barang menuju mobilitas manusia. Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan operator yang menginginkan kendaraan dengan biaya operasional khas niaga namun kenyamanan mendekati bus pariwisata khusus.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks