Pencarian

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Pimpin Plogging HLH 2026, 139 Kilogram Sampah Terkumpul dari Jalan Nusantara

Sabtu, 06 Juni 2026 • 16:51:01 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Pimpin Plogging HLH 2026, 139 Kilogram Sampah Terkumpul dari Jalan Nusantara
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin aksi plogging dengan pengumpulan 139 kilogram sampah di Jalan Nusantara.

MAKASSAR — Aksi plogging yang digagas Pemkot Makassar tidak sekadar jadi agenda seremonial tahunan. Wali Kota Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menjadikan momen ini sebagai pengingat bahwa persoalan sampah di ibu kota Sulawesi Selatan masih membutuhkan kerja kolektif.

“Perubahan besar dalam menjaga bumi tidak akan terwujud tanpa adanya kesadaran dan kebiasaan baik yang dibangun dari rumah tangga,” kata Munafri saat memimpin kegiatan di Jalan Nusantara, Sabtu.

Data Sampah Jadi Cermin Masalah Publik

Hasil penimbangan dari aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu mengungkap fakta mencolok. Sampah residu—yang tidak bisa didaur ulang dan hanya berakhir di TPA—mencapai hampir 50 persen dari total keseluruhan. Angka ini menunjukkan bahwa kebiasaan memilah sampah dari sumbernya, terutama di rumah tangga, belum berjalan optimal.

Sampah organik dan anorganik yang berhasil dipisahkan oleh peserta plogging masing-masing mencapai 35,12 kilogram dan 30,34 kilogram. Sementara sampah B3 seperti baterai bekas dan kemasan pestisida, meski volumenya paling kecil (4,10 kilogram), tetap menjadi perhatian serius karena risiko kontaminasinya terhadap lingkungan.

Setiap SKPD Wajib Petik dan Pilah Sampah

Dalam kegiatan ini, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak hanya bertugas memungut sampah, tetapi juga memilahnya langsung di lokasi berdasarkan kategori. Langkah ini merupakan edukasi lapangan agar para ASN memahami pentingnya pemisahan sampah sebelum masuk ke sistem pengelolaan kota.

“Menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Jika kesadaran itu tumbuh dari rumah, maka akan terbentuk budaya peduli lingkungan yang kuat di tengah masyarakat,” ujar Munafri menambahkan.

Gerakan Nasional dan Talkshow Jadi Rangkaian HLH

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Makassar tidak berhenti pada aksi plogging. Pemkot telah menyiapkan rangkaian kegiatan lain, termasuk pemilahan sampah secara virtual yang dilakukan serentak, peluncuran Gerakan Nasional Indonesia Asri, serta talkshow lingkungan yang melibatkan komunitas, pelajar, dan sektor swasta.

Wali Kota secara khusus mengapresiasi peran ketua RT dan RW yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga. “Nah, inilah menurut saya salah satu contoh baik yang harus terus kita perhatikan untuk membangun komunitas yang bersih di wilayah kita masing-masing,” tambahnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberlanjutan

Munafri menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan di Makassar tidak bisa hanya bertumpu pada program pemerintah. Menurutnya, kekuatan komunitas di tingkat bawah yang konsisten membangun budaya hidup bersih justru menjadi faktor penentu.

Aksi plogging yang diikuti jajaran OPD, tenaga kebersihan, dan puluhan komunitas lingkungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Makassar mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan. Data 139 kilogram sampah yang terkumpul dalam satu kilometer rute menjadi bukti bahwa ruang publik masih menyimpan pekerjaan rumah besar.

Bagikan
Sumber: celoteh.online

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks