SULAWESI SELATAN — General Motors dikabarkan sudah mulai menyiapkan generasi kedua Chevrolet Equinox EV, meskipun performa penjualan SUV listrik kompak itu justru menurun drastis belakangan ini. Laporan dari GM Authority yang dikutip Car and Driver menyebutkan bahwa model anyar tersebut akan meluncur pada akhir 2028 atau awal 2029 sebagai model tahun 2029.
Platform BEV-N Jadi Tulang Punggung Baru
Perbedaan paling mendasar antara generasi sekarang dan yang akan datang terletak pada arsitektur sasis. Equinox EV generasi pertama menggunakan platform BEV3 yang juga dipakai oleh Chevy Blazer EV, Cadillac Lyriq, dan beberapa model Cadillac lainnya.
Untuk generasi kedua, GM berencana beralih ke arsitektur BEV-N yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik massal. Langkah ini tergolong cepat mengingat Equinox EV generasi pertama baru diperkenalkan untuk model tahun 2024 — artinya siklus hidup model ini hanya sekitar lima tahun sebelum digantikan.
Penjualan Merosot, Tapi Rencana Tetap Jalan
Keputusan GM melanjutkan pengembangan generasi kedua datang di tengah tekanan penjualan. Sepanjang tahun 2025, Equinox EV justru mencatatkan hasil positif dengan total penjualan 57.945 unit di Amerika Serikat — menjadikannya EV terlaris kedua setelah Tesla, mengalahkan model dari merek lain seperti Hyundai dan Toyota.
Namun performa itu tidak bertahan. Pada paruh pertama 2026, penjualan Equinox EV anjlok menjadi hanya 16.249 unit, turun lebih dari setengahnya dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Akibatnya, posisinya di papan atas penjualan EV merosot ke peringkat kelima, di bawah Toyota bZ4X dan Hyundai Ioniq 5.
Belum Ada Konfirmasi Resmi dari Chevrolet
Sejauh ini pihak Chevrolet enggan berkomentar. Juru bicara perusahaan menyatakan kepada Car and Driver, Kami tidak bisa berkomentar mengenai rencana produk masa depan.
Pernyataan standar ini menandakan bahwa laporan GM Authority masih bersifat bocoran awal yang belum mendapat pengesahan dari pabrikan.
Meski demikian, kesediaan GM untuk tetap mengembangkan generasi kedua Equinox EV — terlepas dari penurunan penjualan — menunjukkan strategi jangka panjang yang tidak reaktif terhadap fluktuasi pasar jangka pendek. Platform BEV-N yang lebih modern diharapkan bisa menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi, dua faktor krusial untuk bersaing di segmen EV kompak yang semakin ramai.