Pencarian

Terminal LNG Arun Cetak Sejarah, Bawa Indonesia Jadi Pusat Muat Ulang Gas Terbesar Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 • 16:37:01 WIB
Terminal LNG Arun Cetak Sejarah, Bawa Indonesia Jadi Pusat Muat Ulang Gas Terbesar Dunia
Terminal LNG Arun di Lhokseumawe, Aceh, mencatat volume pemuatan sebesar 0,85 juta ton atau 17,3 persen pangsa pasar global.

SULAWESI SELATAN — Posisi puncak itu diraih setelah Terminal LNG Arun di Lhokseumawe, Aceh, mencatat volume pemuatan sebesar 0,85 juta ton, setara 17,3 persen pangsa pasar global. Indonesia unggul dari negara-negara energi besar lainnya berkat peran fasilitas yang dikelola PAG, afiliasi Subholding Gas Pertamina.

“Terminal Arun berstatus Pusat Logistik Berikat (PLB) LNG yang pertama dan satu-satunya di Indonesia serta telah tumbuh menjadi pusat LNG Hub baru di wilayah Asia,” ujar Presiden Direktur PAG Yan Syukharial dalam keterangan resmi, Jumat (24/7).

Kinerja Operasional dan Keuangan 2025

Sepanjang 2025, PAG mengelola 49 kegiatan operasional yang terdiri dari 27 kali bongkar muat (unloading), 11 kali muat ulang (reloading), dan 11 kali proses pemanasan dan pendinginan kapal (GUCD). Volume unloading mencapai 1.499.085,17 meter kubik dengan energi setara 34,8 juta MMBTU, sementara reloading menyentuh 1,16 juta meter kubik atau 27 juta MMBTU.

Dari sisi keuangan, perusahaan yang baru berusia 13 tahun ini membukukan pendapatan US$105 juta atau sekitar Rp1,68 triliun (kurs estimasi Rp16.000) sepanjang 2025. Laba bersih tercatat US$25,1 juta atau Rp401,6 miliar.

“Kinerja ini membuktikan upaya perusahaan secara berkelanjutan dalam meningkatkan pertumbuhan di tengah tantangan,” kata Yan.

Keunggulan Strategis di Kawasan Ekonomi Khusus

Lokasi Terminal Arun yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Aceh, dinilai menjadi faktor kunci. Wilayah ini dekat dengan pasar LNG di Asia Tenggara dan Asia Selatan, sehingga memudahkan penerimaan dan penyaluran pasokan gas global.

PAG juga merupakan satu-satunya operator PLB LNG di Indonesia. Sebelumnya, pada Agustus 2022, lembaga riset IHS Markit menobatkan terminal ini sebagai terminal reloading LNG teraktif di dunia.

Yan menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan keandalan kilang berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta inovasi berkelanjutan. “Kita juga akan barengi dengan inovasi yang berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ungkapnya.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci di pasar LNG global, setelah sebelumnya hanya menjadi pengimpor bersih. Terminal Arun kini menjadi andalan untuk kegiatan re-ekspor yang menguntungkan bagi neraca energi nasional.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks