Kabupaten Barru — Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barru menggelar pengawasan berlapis terhadap perdagangan ternak di Pelabuhan Garongkong. Upaya ini dilakukan untuk menjamin kualitas hewan kurban yang didistribusikan antardaerah menjelang Idul Adha 2026.
Pemeriksaan Kesehatan Berlapis untuk 113 Sapi
Sebanyak 113 sapi yang akan dikirim menuju Batu Licin, Kalimantan Selatan, menjalani rangkaian pemeriksaan ketat oleh petugas karantina. Pemeriksaan ini mencakup inspeksi fisik menyeluruh serta pengambilan sampel darah untuk pengujian laboratorium.
Kepala Karantina Sulawesi Selatan Sitti Chadidjah menyatakan bahwa setiap hewan wajib memenuhi standar kesehatan yang ketat. "Setiap sapi yang akan diberangkatkan wajib melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan. Kami memastikan ternak yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan memenuhi seluruh persyaratan karantina," ujarnya.
Fokus Pendeteksian Brucellosis dan Keamanan Pangan
Langkah pemeriksaan laboratorium difokuskan pada deteksi brucellosis, penyakit hewan menular yang menjadi prioritas pengendalian dalam distribusi ternak antardaerah. Penyakit ini berpotensi menurunkan produktivitas ternak dan mengganggu keberlanjutan usaha peternakan.
Chadidjah menjelaskan bahwa pengendalian brucellosis bukan hanya masalah kesehatan hewan, tetapi juga terkait jaminan keamanan pangan asal hewan bagi masyarakat konsumen. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga melakukan verifikasi dokumen serta pencocokan jumlah dan identitas ternak untuk memastikan transparansi distribusi.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Karantina
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari melakukan kunjungan langsung ke instalasi karantina hewan milik Karantina Sulawesi Selatan untuk meninjau kesiapan fasilitas. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan prosedur karantina menghadapi lonjakan distribusi ternak menjelang Idul Adha.
Andi Ina mengapresiasi pengawasan sistematis yang dilakukan Karantina Sulawesi Selatan, menekankan bahwa kesiapan instalasi karantina menjadi faktor penting bagi kualitas dan kesehatan hewan yang didistribusikan. "Jaminan kesehatan ternak dapat meningkatkan nilai ekonomi. Sehingga Barru harus menjadi pemerintahan yang aware terhadap pemilik ternak dan konsumen dari hulu sampai hilir," ujar bupati tersebut.
Sistem Pengawasan Terpadu Cegah Penyebaran Penyakit
Seluruh tahapan pemeriksaan merupakan bagian dari sistem pengawasan terpadu yang dirancang mencegah penyebaran penyakit antarwilayah. Karantina Sulawesi Selatan menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha dan peternak terhadap prosedur karantina sebagai kunci menjaga kualitas distribusi ternak ke seluruh nusantara.