Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan bersama Politeknik Negeri Ujung Pandang memperkuat kerja sama mendeteksi dini isu sosial dan keamanan di lingkungan kampus di Makassar. Kerja sama itu mencakup program sambang kampus, pembinaan satuan pengamanan berstandar Polri, hingga pencegahan tawuran antarkelompok mahasiswa. Jajaran kepolisian juga menyerahkan bantuan dua bola basket untuk mendukung aktivitas positif mahasiswa.
MAKASSAR — Subdirektorat Pembinaan dan Ketertiban Sosial Ditbinmas Polda Sulawesi Selatan menggelar kunjungan ke Politeknik Negeri Ujung Pandang sebagai bagian dari program sambang kampus. Kegiatan itu bertujuan memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pendidikan.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi PNUP Nurhayati menyambut baik kunjungan berkala jajaran Polda Sulsel ke kampus. Menurut dia, pendekatan persuasif kepada mahasiswa menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.
"Kunjungan itu untuk melakukan pendekatan persuasif kepada mahasiswa dan bersama-sama menjaga ketertiban, mencegah konflik atau tawuran antarkelompok, serta mengantisipasi potensi tindak pidana di area sekitar kampus," ujarnya.
Program Sambang Kampus Targetkan Deteksi Dini Konflik Mahasiswa
Kunjungan yang dipimpin AKP Syahrir dari Subdit Bintibsos Ditbinmas Polda Sulsel itu menyasar langsung potensi gangguan keamanan di sekitar lingkungan kampus. Polisi menyebut sambang kampus sebagai instrumen untuk menangkap gejala awal persoalan sosial sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.
"Kedatangan kami kali ini semakin memperkuat sinergisitas dalam mendeteksi dini isu sosial dan keamanan di lingkungan PNUP," kata Syahrir.
Menurut dia, kolaborasi dengan pihak kampus tidak berhenti pada pengamanan rutin. Pola kerja sama yang dibangun mencakup pertukaran informasi soal dinamika mahasiswa hingga pemetaan titik rawan di sekitar area pendidikan.
Satpam Kampus Dibina Lewat Diksar Gada Pratama
Kerja sama Polda Sulsel dan PNUP juga menyentuh pembinaan tenaga satuan pengamanan. Satpam kampus disiapkan agar memiliki kualitas dan kualifikasi sesuai standar pengamanan Polri.
Pembinaan itu antara lain melalui Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama yang dilaksanakan secara rutin. Program tersebut melatih, membina, dan meningkatkan kemampuan satpam di lingkungan kampus.
"Pembinaan dan pelatihan satpam di lingkungan kampus PNUP dilakukan agar memiliki kualifikasi resmi sesuai standar Polri. Kegiatan rutin setiap tahun juga memberikan materi bela negara dalam PKKMB yang melibatkan ribuan mahasiswa baru," ucap Syahrir.
Materi bela negara dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru menjadi salah satu pintu masuk pembinaan kesadaran keamanan sejak awal. Ribuan mahasiswa baru terlibat dalam kegiatan tahunan tersebut.
Bantuan Bola Basket untuk Aktivitas Positif Mahasiswa
Di luar pembinaan keamanan, Polda Sulsel menyerahkan bantuan dua bola basket lengkap dengan net atau jaring ring. Bantuan itu diarahkan untuk mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga.
Dukungan tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aktif, sehat, dan produktif. Pendekatan lewat kegiatan olahraga dinilai sejalan dengan upaya pencegahan konflik di kalangan mahasiswa.
PNUP dan Polda Sulsel sepakat melanjutkan pola kerja sama ini secara berkala. Kunjungan rutin, pembinaan satpam, dan penyiapan materi bela negara akan terus dijalankan sebagai bagian dari deteksi dini isu sosial dan keamanan di lingkungan kampus.