MAROS — Ratusan warga Dusun Kalosi, Kecamatan Maros, Kabupaten Maros, akhirnya bisa bernapas lega setelah truk tangki air bersih dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tiba di tengah permukiman mereka, Jumat (21/8/2026). Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang selama berminggu-minggu kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel bersama Andalan Peduli dan UPZ Provinsi Sulsel. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan kekeringan dan berkurangnya debit sumber air di wilayah tersebut.
Gubernur: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Warga adalah Prioritas
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah warga yang terdampak kekeringan adalah sebuah keharusan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
"Kami terus berupaya hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah, dan tentunya kami berkolaborasi dengan berbagai pihak agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Andi Sudirman.
Ia menambahkan, BPBD Sulsel akan terus memantau perkembangan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serupa. Pendataan akan dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam penerimaan bantuan.
Kekeringan Langganan Tahunan, Warga Berharap Solusi Jangka Panjang
Di tengah rasa syukur atas datangnya bantuan, warga Dusun Kalosi berharap pemerintah tidak hanya hadir dengan solusi darurat. Muh. Idris, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kekeringan bukanlah fenomena baru di kampungnya.
"Di sini kekeringan setiap tahun, butuh memang bantuan air bersih kalau musim seperti ini (kemarau). Semua warga butuh air," tuturnya.
Meski demikian, ia menyambut antusias kedatangan mobil tangki air bersih dari Pemprov Sulsel. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi kelangsungan aktivitas warga, mulai dari memasak, mandi, hingga kebutuhan minum.
"Saya antusias menerima bantuan dari Pemprov Sulsel, khususnya Pak Gubernur Sulawesi Selatan. Terima kasih banyak Pak Gubernur atas bantuannya karena memang di sini betul-betul butuh yang namanya air bersih," ucap Muh. Idris.
BPBD Sulsel Siaga Antisipasi Perluasan Kekeringan
Penyaluran air bersih ke Dusun Kalosi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Sulsel dalam mitigasi bencana kekeringan. BPBD Sulsel disebut akan terus melakukan asesmen ke sejumlah daerah rawan kekeringan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama puncak musim kemarau.
Langkah ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan kekeringan membutuhkan solusi permanen, seperti pembangunan embung, sumur bor dalam, atau jaringan perpipaan, agar warga tidak lagi bergantung pada bantuan air setiap tahunnya.