Pencarian

Investasi Kota Makassar Semester I 2026 Tembus Rp2,7 Triliun, Transportasi dan Logistik Jadi Motor Utama

Kamis, 13 Agustus 2026 • 17:39:01 WIB
Investasi Kota Makassar Semester I 2026 Tembus Rp2,7 Triliun, Transportasi dan Logistik Jadi Motor Utama
Realisasi investasi Kota Makassar pada semester I 2026 tercatat Rp2,7 triliun, dengan sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebagai kontributor terbesar.

MAKASSAR — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp2,7 triliun lebih. Angka tersebut menunjukkan iklim usaha di ibu kota Sulawesi Selatan terus bergerak positif di tengah dinamika ekonomi nasional.

Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Mario Said, mengungkapkan capaian itu baru mencerminkan kinerja triwulan kedua. Pihaknya optimistis aktivitas investasi akan semakin deras pada enam bulan ke depan, baik dari proyek anyar maupun perluasan usaha yang sudah berjalan.

"Jadi, berdasarkan data terkini, realisasi investasi Kota Makassar sampai dengan triwulan kedua, dari Januari sampai Juni, berada di angka Rp2,7 triliun lebih," ujarnya di Makassar, Kamis.

Target Rp3,5 Triliun Diyakini Terlampaui

Pemkot Makassar memasang target investasi Rp3,5 triliun sepanjang 2026. Namun, Mario menyebut pihaknya justru berharap realisasi akhir tahun bisa menembus capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,2 triliun.

"Kami akui, target Pemkot Rp3,5 triliun, namun kami berharap bisa melebihi apa yang kita capai pada tahun kemarin," kata Mario.

Dengan sisa waktu enam bulan, selisih antara realisasi semester pertama dan capaian tahun lalu masih cukup lebar. Meski begitu, tren masuknya investasi di kota metropolitan ini dinilai punya momentum kuat untuk terus tumbuh.

Dominasi Sektor Strategis: Logistik, Dagang, dan Properti

Berdasarkan sektor usaha, investasi di Makassar tidak lagi bertumpu pada perdagangan dan jasa semata. Data DPM-PTSP menunjukkan sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menjadi kontributor terbesar dengan nilai sekitar Rp638,78 miliar.

Di posisi berikutnya, sektor perdagangan dan reparasi mencatat realisasi sekitar Rp451,90 miliar. Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menyusul dengan nilai Rp351,88 miliar.

Sektor pertambangan menyumbang sekitar Rp281,70 miliar, sementara hotel dan restoran membukukan Rp224,98 miliar. Komposisi ini mencerminkan menguatnya peran Makassar sebagai hub logistik dan jasa di kawasan timur Indonesia.

"Komposisi tersebut menunjukkan bahwa investasi di Makassar tidak hanya bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, tetapi juga berkembang pada sektor transportasi, logistik, telekomunikasi, properti, hingga pariwisata dan perhotelan," ucap Mario.

Prospek Semester Kedua dan Daya Saing Daerah

Pencapaian 77 persen dari target di tengah tahun menjadi sinyal kuat bagi pelaku usaha untuk mempercepat realisasi proyeknya. Masuknya investasi baru pada semester kedua biasanya bertepatan dengan penyelesaian perizinan dan dimulainya konstruksi fisik.

Bagi warga Makassar, pertumbuhan investasi ini berdampak langsung pada perluasan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sektor riil. Pemerintah daerah pun diharapkan menjaga iklim usaha tetap kondusif melalui percepatan layanan perizinan dan kepastian regulasi.

Dengan capaian yang ada, Mario menegaskan optimisme bahwa realisasi investasi hingga akhir 2026 tidak hanya memenuhi target, tetapi juga berpotensi memecahkan rekor tahun sebelumnya. "Harapan kami sampai akhir tahun realisasinya tidak hanya memenuhi target Rp3,5 triliun, tetapi juga bisa melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,2 triliun," pungkasnya.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks