LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di dua desa, yakni Desa Belopa, Kecamatan Belopa, dan Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang. Proyek ini dikerjakan selama kurang lebih 120 hari dan ditargetkan rampung pada akhir November 2026.
Bupati Luwu Patahudding melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan, Rabu (12/8/2026). Kawasan ini nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang aktivitas nelayan, mulai dari penyimpanan hasil tangkapan hingga kebutuhan operasional melaut.
Fasilitas yang Dibangun: Pabrik Es hingga Docking Kapal
Patahudding menjelaskan bahwa pembangunan kampung nelayan ini mulai dikerjakan pada pekan ini. Fasilitas yang akan dibangun meliputi pabrik es, gudang beku, kantor pengelola, kios perbekalan, docking kapal, shelter pendaratan, dan genset.
Pabrik es dan gudang beku menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan hasil tangkapan nelayan. Dengan fasilitas penyimpanan yang memadai, hasil tangkapan dapat ditangani dan disimpan dengan lebih baik sebelum dipasarkan.
Keberadaan docking kapal, shelter pendaratan, dan kios perbekalan diharapkan memberikan kemudahan bagi nelayan dalam menunjang aktivitas mereka sehari-hari.
Target: Bukan Sekadar Tempat Mendarat, tapi Meningkatkan Nilai Jual
Bupati menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar menyediakan tempat untuk mendaratkan hasil tangkapan. Pemerintah daerah ingin fasilitas ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para nelayan.
"Yang kita inginkan yaitu fasilitas ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para nelayan. Bukan sekadar tempat untuk mendaratkan hasil tangkapan, namun juga bagaimana hasil tangkapan itu dapat ditangani dengan baik sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Patahudding.
Setelah seluruh fasilitas selesai dibangun, Kampung Nelayan Merah Putih direncanakan diresmikan pada Desember 2026.
Berdampingan dengan TPI Ulo-Ulo
Di Desa Belopa, Kampung Nelayan Merah Putih dibangun berdampingan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ulo-Ulo. Lokasi yang strategis ini diharapkan memperkuat rantai distribusi hasil perikanan di Kabupaten Luwu.
Peletakan batu pertama pembangunan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Luwu Risal Rahmat, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu Moch. Arsal Arsyad, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Kasmal, serta Kepala Satpol PP Kabupaten Luwu Andi Ibrahim Sikki.