Pencarian

ITMG Raup Laba Bersih US$110 Juta di Semester I 2026, Volume Penjualan Tembus 12,3 Juta Ton

Rabu, 12 Agustus 2026 • 10:45:31 WIB
ITMG Raup Laba Bersih US$110 Juta di Semester I 2026, Volume Penjualan Tembus 12,3 Juta Ton
Laba bersih ITMG mencapai US$110 juta pada semester I 2026, dengan volume penjualan 12,3 juta ton.

SULAWESI SELATAN — Emiten batu bara pelat merah ini mencatatkan pendapatan US$1.000 juta pada enam bulan pertama 2026, melonjak dari US$919 juta pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini seiring volume penjualan yang tumbuh 5% menjadi 12,3 juta ton, sementara harga jual rata-rata (average selling price/ASP) naik 4% dari US$78 per ton menjadi US$81 per ton.

Produksi Kuartal II Melonjak 13%

Di sisi produksi, ITMG mencatat akselerasi signifikan pada kuartal II 2026. Produksi batu bara mencapai 5,3 juta ton, melonjak 13% dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, total produksi semester I tercatat 9,9 juta ton, sedikit lebih rendah dari 10,4 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan pendapatan ini tidak lepas dari biaya operasional yang ikut membengkak. Beban pokok pendapatan naik 7% akibat meningkatnya biaya penambangan dan pengangkutan, dipengaruhi nisbah kupas yang lebih tinggi serta kenaikan harga bahan bakar seiring menguatnya harga minyak dunia.

Beban Operasional Naik, Royalti ke Negara Tembus US$111 Juta

Beban penjualan perusahaan meningkat dari US$81 juta menjadi US$88 juta, sejalan dengan pertumbuhan volume penjualan. Sementara itu, beban umum dan administrasi tercatat US$26 juta, sehingga total beban operasional mencapai US$114 juta pada semester I 2026.

Setoran royalti kepada pemerintah juga naik 7% menjadi US$111 juta, didorong peningkatan volume penjualan. Di sisi lain, beban keuangan berhasil ditekan 32% secara tahunan dari US$6 juta menjadi US$4 juta, sementara pendapatan keuangan turun dari US$21 juta menjadi US$18 juta.

Setelah memperhitungkan seluruh komponen, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$106 juta, dengan laba bersih periode berjalan US$110 juta.

Penguatan Kinerja ESG dan Pengakuan Global

Di luar catatan keuangan, ITMG juga menyoroti penguatan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang periode berjalan. Perusahaan mengklaim masuk dalam jajaran produsen batu bara dengan kinerja ESG terbaik secara global, setelah mendapatkan pengakuan dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional.

Laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 telah disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Agustus 2026. Laporan tersebut direviu oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, bagian dari jaringan global PricewaterhouseCoopers (PwC).

Dengan kombinasi kenaikan volume, harga jual yang membaik, dan disiplin biaya, ITMG menunjukkan ketahanan di tengah volatilitas pasar batu bara. Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi investor yang mencermati prospek emiten tambang di tengah transisi energi global.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks