Pencarian

Cemburu Buta, Seorang Suami di Bone Tikam Pelajar Hingga Tewas Usai Temukan Chat Mesra dengan Istri

Senin, 22 Juni 2026 • 17:39:31 WIB
Cemburu Buta, Seorang Suami di Bone Tikam Pelajar Hingga Tewas Usai Temukan Chat Mesra dengan Istri
Pelaku pembunuhan pelajar di Bone telah diamankan polisi untuk proses hukum.

BONE — Aksi brutal seorang suami di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menghebohkan warga setempat. AR, seorang pria dewasa, tega menikam seorang pelajar berinisial M hingga tewas. Perbuatan nekat itu dipicu oleh rasa cemburu setelah AR menemukan chat mesra antara korban dan istrinya di ponsel sang istri.

Kronologi: Dari Temuan Chat hingga Aksi Maut

Peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah lokasi di wilayah Kabupaten Bone. Menurut informasi yang dihimpun, AR mengetahui istrinya kerap berkomunikasi secara intens dengan korban yang masih berstatus pelajar. Merasa cemburu dan emosi tak terkendali, AR pun mencari korban dan langsung melakukan penikaman.

Korban yang tak berkutik langsung tersungkur bersimbah darah. Warga yang melihat kejadian itu segera melaporkannya ke petugas kepolisian setempat. Nyawa korban tak tertolong meskipun sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku

Tak butuh waktu lama bagi jajaran Satreskrim Polres Bone untuk membekuk AR. Pelaku langsung diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) tanpa perlawanan berarti. Saat ini, AR telah ditahan di Mapolres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku sudah kami amankan. Motif sementara adalah cemburu karena korban diduga dekat dengan istri pelaku," ujar salah seorang petugas di lokasi.

Barang Bukti dan Ancaman Hukum

Dari tangan pelaku, polisi menyita sebilah pisau yang digunakan untuk menikam korban. Atas perbuatannya, AR dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada unsur lain di balik pembunuhan sadis tersebut.

Duka Keluarga Korban

Kepergian M secara tragis menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya. Jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya tindakan main hakim sendiri yang dipicu oleh emosi sesaat. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan penyelesaian masalah secara kekeluargaan atau melalui jalur hukum.

Bagikan
Sumber: makassar.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks