SULAWESI SELATAN — Tiga gerai Apple yang resmi berhenti beroperasi hari ini adalah:
- Apple Towson Town Center di Towson, Maryland — tutup pukul 20.00 waktu setempat.
- Apple North County di Escondido, California — tutup pukul 21.00 waktu setempat.
- Apple Trumbull di Trumbull, Connecticut — tutup pukul 21.00 waktu setempat.
Alasan Penutupan: Mal Sepi Penyewa dan Tunggakan Utang
Apple pertama kali mengumumkan rencana penutupan ketiga toko ini pada April lalu. Dalam pernyataan resmi kepada 9to5Mac, perusahaan mengaitkan keputusan ini dengan “kepergian beberapa penyewa ritel dan kondisi yang memburuk” di pusat perbelanjaan tempat toko-toko tersebut berada.
“Kami terus berinvestasi untuk memperluas dan meningkatkan toko retail serta layanan kami di seluruh dunia. Kami tetap selektif dalam mengevaluasi lokasi yang ada untuk memastikan kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cara terbaik,” tulis Apple dalam pernyataannya.
Salah satu contoh paling jelas adalah Trumbull Mall di Connecticut. Mal tersebut baru saja gagal bayar utang senilai lebih dari 150 juta dolar AS (sekitar Rp 2,4 triliun) karena terus-menerus kehilangan penyewa dan pelanggan. Sementara itu, Towson Town Center di luar Baltimore juga kehilangan beberapa bisnis besar tahun ini, termasuk Tommy Bahama, Banana Republic, dan Madewell.
Nasib Karyawan: Ada yang Dipindahkan, Ada yang Harus Melamar Ulang
Apple memastikan bahwa karyawan di toko Trumbull dan Escondido akan dipindahkan ke toko Apple lain di sekitar lokasi mereka. Namun, situasi berbeda terjadi di Towson Town Center.
Karyawan Apple Towson Town Center harus melamar ulang untuk posisi yang tersedia di Apple, sesuai dengan perjanjian perundingan bersama (collective bargaining agreement) yang berlaku di toko tersebut. Toko ini menjadi gerai Apple pertama di AS yang membentuk serikat pekerja pada Juni 2022, tergabung dalam International Association of Machinists and Aerospace Workers (IAM).
Kritik dari Serikat Pekerja: Tuduhan Diskriminasi
Keputusan Apple menutup toko yang telah berserikat ini mendapat kecaman keras. Pada April lalu, Presiden Internasional IAM Union Brian Bryant menyatakan:
“Ini soal apakah pekerja diperlakukan secara adil berdasarkan hukum atau dihukum karena menggunakan hak mereka. Apple menolak memberikan kesempatan yang sama kepada pekerja yang diwakili serikat — dan melakukannya karena mereka memilih untuk berorganisasi. Itu adalah diskriminasi, dan persis seperti yang ingin dicegah oleh undang-undang perburuhan federal.”
Dalam perjanjian serikat, Apple diwajibkan menawarkan transfer dalam radius 50 mil dari Towson jika membuka toko baru di area tersebut. Hingga saat ini, Apple belum memiliki rencana membuka toko baru di sekitar lokasi tersebut.
Apakah Anda sering mengunjungi salah satu dari tiga toko Apple yang tutup hari ini? Atau punya pendapat soal keputusan Apple menutup gerai yang sudah berserikat? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.