MAKASSAR — Kebutuhan darah di Sulawesi Selatan mencapai 15.000 kantong setiap bulan, namun PMI Sulsel rata-rata hanya mampu mengumpulkan 5.000 kantong. Angka itu diungkap Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Sulsel, dr. A. Miranty FP, di sela-sela aksi donor massal yang digelar serentak di empat titik.
”Kami sangat bersyukur melihat antusiasme para pendonor yang bahkan sudah rela mengantre sejak pukul 06.00 pagi,” kata dr. Miranty.
Empat Titik Donor dan Target di CPI
Pusat kegiatan dipusatkan di Business Park Center Point of Indonesia (CPI) Makassar. Tiga titik lainnya tersebar di Kantor PMI Provinsi Sulsel di Jalan Lanto Dg Pasewang serta dua lokasi lain yang bekerja sama dengan Grab Cabang Makassar.
Wakil Kepala Bagian Pelayanan Donor PMI Sulsel, dr. Andini, menyebut target di CPI sebesar 100 kantong darah. Hingga menjelang siang, terkumpul 60 hingga 70 kantong. ”Kawasan CPI sengaja dipilih karena banyak warga berolahraga pagi. Komposisi pendonor kami targetkan fifty-fifty antara mitra Grab dan masyarakat umum,” jelasnya.
Kolaborasi Rutin Dua Bulanan dengan Grab
PMI Sulsel berencana menjadikan kerja sama dengan Grab sebagai agenda rutin setiap dua bulan sekali di CPI. Langkah ini merupakan strategi jemput bola untuk menjangkau lebih banyak pendonor potensial di tengah keterbatasan stok darah.
Seorang mitra pengemudi Grab berusia 49 tahun yang telah bergabung sejak 2017 mengaku menyempatkan diri mendonorkan darah di sela rutinitas jalanan. ”Manfaatnya badan agak sedikit ringan, terus setidaknya bisa meminimalisir penyakit yang ada,” katanya.
Antusiasme Warga yang Berolahraga Pagi
Wahyu, seorang karyawan yang rutin jogging di CPI, mengaku terbantu dengan kehadiran booth donor. Ia datang bersama dua rekannya dan sudah tiga kali mendonorkan darah. ”Lokasinya bagus karena dekat sama orang-orang jogging. Setelah donor, yang saya rasa badan jadi lebih sehat dan terasa lebih ringan,” ujarnya.
PMI Sulsel mengajak seluruh masyarakat yang belum sempat datang pada hari ini untuk tetap mendonorkan darah di titik-titik layanan tetap. ”Dengan adanya kegiatan hari ini, kami mengajak seluruh masyarakat Sulsel untuk memberikan bantuannya,” imbuh dr. Miranty.