BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja MUI untuk lima tahun ke depan. Bupati Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, akrab disapa Uji Nurdin, menegaskan kesiapan mendukung implementasi program yang akan dirumuskan dalam Rapat Kerja (Raker) MUI mendatang.
"Kami menyambut baik pelantikan ini. Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen mendukung langkah MUI dalam membina umat dan mewujudkan Bantaeng yang lebih religius," ujar Uji Nurdin dalam sambutannya.
MUI Diminta Jadi Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Warga
Bupati Bantaeng menitipkan harapan besar kepada jajaran pengurus baru. Ia menginginkan MUI tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga berperan aktif sebagai jembatan komunikasi antara pemda dan masyarakat. Stabilitas daerah dan pelayanan umat menjadi dua fokus utama yang ditekankan.
Tokoh Nasional hingga Ulama Hadir dalam Rangkaian Pelantikan
Prosesi pelantikan pengurus MUI Bantaeng dihadiri sejumlah tokoh penting. Dari MUI Sulawesi Selatan, Dr. KH. Syamsul Bahri Abd Hamid, Lc., M.A., menekankan peran MUI sebagai Shohibul Hukumah atau mitra strategis pemerintah dalam menjaga syariah. Sementara itu, Ketua MUI Bantaeng yang baru, Dr. KM Hamzah Israel, M.A., langsung mengedepankan agenda penguatan kekompakan antar ormas Islam dan peran pesantren.
Tokoh masyarakat, Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr., yang turut hadir, menyampaikan harapan agar amanah masyarakat dijalankan melalui kolaborasi harmonis ulama dan umara. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan solid dari berbagai elemen terhadap kepengurusan MUI Bantaeng yang baru.
Apa Target Program MUI Bantaeng 2026-2030?
Dengan jaminan dukungan penuh dari Bupati, pengurus MUI masa khidmat 2026-2030 diharapkan segera bergerak cepat. Program strategis prioritas meliputi edukasi keagamaan bagi masyarakat dan pengawalan kemaslahatan umat di Kabupaten Bantaeng. Sinergi ini dinilai vital untuk menjaga koridor keagamaan di daerah tersebut.