MAKASSAR — Ribuan paket kebutuhan pokok dengan harga miring itu disalurkan langsung di Kantor Kecamatan Ujung Tanah. Masyarakat yang tinggal di ring 1 operasi perusahaan menjadi sasaran utama program ini.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, susu kental manis, kecap manis, dan sarden. Harga tebus hanya Rp30 ribu, jauh di bawah harga pasar yang bisa mencapai Rp200 ribu lebih.
Pasar Murah Digandengkan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Kegiatan tidak berhenti pada penjualan sembako. Pertamina juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang hadir. Ada pula promo penggantian oli kendaraan dan program penukaran tabung LPG 3 kilogram ke Bright Gas 5,5 kilogram.
Program penukaran tabung ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat untuk beralih ke LPG nonsubsidi yang dinilai lebih praktis dan efisien untuk rumah tangga.
Camat Ujung Tanah: Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga
Camat Ujung Tanah, Andi Unru, mengapresiasi program tersebut. Ia menilai kegiatan ini langsung dirasakan manfaatnya oleh warganya yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari akibat harga yang terus naik.
“Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga yang terus hadir melalui program sosial bagi masyarakat di Kecamatan Ujung Tanah,” ujar Andi Unru dalam keterangan yang diterima redaksi.
Komitmen Pertamina pada SDGs: Empat Poin Sekaligus
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyebut program ini bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat. Ia menegaskan kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung terus didorong.
“Pertamina terus mendorong program-program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Lilik.
Lebih dari sekadar bantuan sosial, program ini juga menyasar empat poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yakni tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta berkurangnya kesenjangan.