SIDRAP — Pengerjaan peningkatan jalan yang menghubungkan Desa Bulucenrana dengan Desa Dongi di Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), resmi dimulai. Pembangunan infrastruktur ini menjadi jawaban atas aspirasi warga yang selama ini mengharapkan akses transportasi memadai untuk menunjang aktivitas ekonomi.
Tahap awal proyek saat ini difokuskan pada pengerasan badan jalan sebelum nantinya dilapisi aspal. Peningkatan kualitas jalan ini diproyeksikan bakal memperlancar distribusi hasil bumi dan mobilitas warga di wilayah pelosok Sidrap yang selama ini terkendala kondisi jalan rusak.
Target Pengaspalan Butas Sepanjang 5 Kilometer
Proyek infrastruktur ini mencakup pengerjaan ruas jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer. Setelah proses pengerasan selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan tahap akhir berupa pengaspalan jenis Butas untuk memastikan ketahanan jalan dalam jangka panjang.
Legislator DPRD Sidrap dari Fraksi NasDem, Abdul Rahman, memantau langsung proses pengerjaan di lapangan pada Ahad (11/5/2026). Ia memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Dua Pitue, Pitu Riawa, dan Pitu Riase.
"Sebagai wakil rakyat dan mewakili masyarakat setempat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi serta Bapak Gubernur Sulsel yang telah menerima dengan baik lobi-lobi bersama Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, sehingga anggaran untuk peningkatan jalan ini bisa disuntikkan dan direalisasikan," ujar Abdul Rahman di sela peninjauan proyek.
Kolaborasi Anggaran Pemprov Sulsel dan Pemkab Sidrap
Realisasi proyek ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Abdul Rahman menyebutkan bahwa usulan peningkatan jalan desa tersebut mendapatkan respons cepat dari pimpinan daerah di tingkat provinsi setelah melalui serangkaian lobi anggaran.
Langkah ini dinilai strategis mengingat ruas jalan Bulucenrana-Dongi merupakan urat nadi penting bagi desa-desa tetangga di Kecamatan Pitu Riawa. Kehadiran alat berat di lokasi pengerjaan menandai dimulainya transformasi konektivitas antarwilayah di kabupaten tersebut.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, terutama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yang telah merespon aspirasi masyarakat Sidrap khususnya warga Desa Bulucenrana dan Desa Dongi," tambahnya.
Dampak Ekonomi bagi Petani di Kecamatan Pitu Riawa
Peningkatan akses jalan ini tidak sekadar soal kelancaran mobilitas penduduk, tetapi berkaitan erat dengan penguatan ekonomi lokal. Selama ini, kendala infrastruktur sering kali menghambat pengangkutan hasil pertanian dari lahan warga menuju pusat pasar di Sidrap.
Warga setempat menyambut baik pengerjaan jalan ini karena dinilai akan memangkas waktu tempuh dan biaya logistik pengiriman hasil bumi. Konektivitas antar-desa di wilayah Pitu Riawa diharapkan semakin solid seiring rampungnya pengerjaan jalan hotmix tersebut dalam waktu dekat.