LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menaruh fokus pada penguatan karakter dan kualitas sumber daya manusia. Bupati Luwu, Patahudding, bertindak langsung sebagai inspektur upacara yang dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda dan aparatur sipil negara di Lapangan Andi Djemma, Belopa.
Dalam pidato seragam Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakannya, Patahudding mengingatkan bahwa esensi pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia. Konsep ini merujuk pada filosofi Ki Hajar Dewantara yang mengedepankan sistem among, asah, asih, dan asuh dalam mendidik generasi muda.
Tiga Faktor Utama Keberhasilan Kebijakan Pendidikan
Bupati Luwu menegaskan bahwa keberhasilan setiap kebijakan pendidikan di daerah bergantung pada tiga pilar fundamental. Tiga faktor tersebut meliputi mindset yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Inti proses pendidikan adalah memuliakan manusia. Tanpa mindset, mental, dan misi yang benar, program pendidikan dikhawatirkan hanya menjadi formalitas tanpa dampak nyata bagi siswa,” ujar Patahudding saat membacakan sambutan tersebut.
Usai prosesi upacara, Pemerintah Kabupaten Luwu mengambil langkah konkret dengan menandatangani komitmen bersama terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kesepakatan ini bertujuan memastikan proses penerimaan siswa di Luwu berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik diskriminasi.
Distribusi Bantuan Meubelair dan Perlengkapan Sekolah
Momentum Hardiknas 2026 ini juga dibarengi dengan penyaluran bantuan sarana pendidikan untuk wilayah terpencil. PT Masmindo Dwi Area menyerahkan bantuan berupa 350 unit meubelair serta 440 tas sekolah dan perlengkapan olahraga.
Bantuan tersebut dialokasikan untuk delapan sekolah dasar (SD) dan dua sekolah menengah pertama (SMP) yang berada di wilayah Kecamatan Latimojong. Langkah ini diharapkan dapat menunjang fasilitas belajar mengajar agar lebih layak dan memotivasi siswa di area lingkar tambang tersebut.
Apresiasi bagi Siswa dan Guru Berprestasi
Pemerintah daerah turut memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah sekolah yang berhasil meraih nilai terbaik pada rapor mutu pendidikan tahun 2025. Selain itu, apresiasi diberikan kepada siswa berprestasi jenjang SD serta pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Sektor tenaga kependidikan tidak luput dari perhatian. Pemerintah menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Gebyar Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan tahun 2025 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa di Bumi Sawerigading.
Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, serta Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, A. Palanggi, bertindak sebagai perwira upacara dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.