Pencarian

Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare Lewat Jalur Aklamasi

Selasa, 05 Mei 2026 • 14:03:01 WIB
Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare Lewat Jalur Aklamasi
Prof Mahsyar Idris kembali terpilih secara aklamasi memimpin ICMI Parepare periode 2024–2029.

PAREPARE — Musyawarah Daerah (Musda) VI Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Parepare berakhir dengan keputusan bulat. Seluruh peserta dari perwakilan Orda, organisasi satuan (Orsat), hingga badan otonom sepakat menunjuk kembali Prof. Dr. KH. Mahsyar Idris untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan.

Keputusan aklamasi ini muncul setelah dinamika persidangan yang awalnya memunculkan tiga nama calon ketua. Selain Prof Mahsyar, dua nama lain yang sempat diusulkan oleh Orsat Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) dan Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) adalah Dr. Syarifuddin Yusuf dan Dr. Asram T. Jadda.

Dinamika Musda: Syarifuddin Yusuf Mundur dari Pencalonan

Proses pemilihan sempat menghangat saat tim Steering Committee yang dipimpin Parman Farid membacakan daftar usulan nama. Namun, situasi mencair ketika Dr. Syarifuddin Yusuf secara terbuka menyatakan pengunduran dirinya di hadapan forum Musda.

Syarifuddin meminta pimpinan sidang langsung menetapkan Prof Mahsyar sebagai ketua terpilih. Ia menilai kepemimpinan Prof Mahsyar pada periode sebelumnya telah menunjukkan keberhasilan nyata dan layak untuk dilanjutkan demi stabilitas internal organisasi.

Usulan tersebut langsung disambut kesepakatan seluruh peserta melalui mekanisme musyawarah mufakat. Pimpinan sidang kemudian mengesahkan status Prof Mahsyar Idris sebagai ketua formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan baru.

Fokus Program: Pembangunan SMK Cendekia di Wilayah Lumpue

Usai ditetapkan sebagai ketua, Prof Mahsyar langsung memaparkan sejumlah agenda strategis. Salah satu proyek mercusuar yang menjadi prioritas utama ICMI Parepare ke depan adalah kelanjutan pembangunan SMK Cendekia.

"Salah satu program prioritas ke depan adalah pembangunan SMK Cendekia di wilayah Lumpue. Pembangunan telah dimulai dengan adanya pondasi di atas lahan hibah dari Hj. Nurhanjayani, serta dukungan bantuan material dari sejumlah pihak," ujar Prof Mahsyar di lokasi kegiatan.

Selain sektor pendidikan, ia menekankan pentingnya penguatan silaturahmi antarorganisasi masyarakat (ormas) Islam di Parepare. Ia berencana rutin menggelar forum kebersamaan dan halal bihalal untuk menyatukan visi umat di kota kelahiran BJ Habibie tersebut.

Target Formatur Rampungkan Kepengurusan dalam Satu Bulan

Musda VI ICMI Parepare ini dibuka langsung oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid. Dalam sambutannya, Tasming berharap ICMI terus menjadi mitra strategis pemerintah kota dalam memberikan gagasan konstruktif bagi pembangunan daerah.

Hadir pula Prof. Dr. KH. Ahmad M. Sewang sebagai pembicara utama, serta perwakilan MPW ICMI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad. Kehadiran tokoh-tokoh cendekiawan ini mempertegas posisi ICMI sebagai wadah intelektual muslim yang berpengaruh di Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Musda, Dr. H. Ibrahim Fattah, menjelaskan bahwa ketua terpilih kini memiliki waktu terbatas untuk menyusun kabinet kerjanya. "Penyusunan kepengurusan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan sesuai aturan yang telah disepakati," kata Ibrahim.

Bagikan
Sumber: beritakotamakassar.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks