MAKASSAR — Walikota Makassar Munafri Arifuddin meninjau pelaksanaan Festival Keluarga Muslim se-Kota Makassar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), Minggu (3/5/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan penguatan peran keluarga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Walikota didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Camat Biringkanaya Maharuddin, serta Lurah Bulurokeng Muh. Mahar. Rombongan memantau langsung puluhan stan yang menampilkan produk kreatif dan program edukasi berbasis komunitas muslim dari berbagai kecamatan.
Interaksi Walikota dengan Pelaku UMKM dan Komunitas
Walikota Makassar Munafri Arifuddin bersama Melinda Aksa berdialog langsung dengan para pengelola stan yang didominasi oleh pelaku usaha mikro dan kader penggerak keluarga. Fokus utama kunjungan ini adalah melihat sejauh mana potensi pemberdayaan ekonomi lokal dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial masyarakat.
Kehadiran orang nomor satu di Makassar ini menjadi suntikan motivasi bagi peserta festival. Pemerintah kota memberikan perhatian khusus pada produk-produk lokal yang dipamerkan, mulai dari kuliner halal, kerajinan tangan, hingga modul edukasi keluarga sakinah yang dipresentasikan oleh perwakilan warga.
Melinda Aksa selaku Ketua TP PKK Kota Makassar turut mencermati berbagai inovasi program ketahanan keluarga yang ditampilkan. Sektor ini dinilai krusial sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di tingkat akar rumput, sejalan dengan visi penguatan karakter masyarakat Makassar.
Dukungan Pemerintah Wilayah Biringkanaya dan Bulurokeng
Camat Biringkanaya, Maharuddin, S.Sos., M.M., menyatakan bahwa kehadiran jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan adalah bentuk komitmen dalam mengawal program strategis pemerintah kota. Wilayah Biringkanaya, khususnya Kelurahan Bulurokeng, menjadi tuan rumah pelaksanaan agenda besar ini di SMMCC.
Lurah Bulurokeng, Muh. Mahar, S.STP., M.Sp., turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Koordinasi antara pemerintah wilayah dengan panitia penyelenggara dilakukan untuk memastikan aksesibilitas warga lokal dalam mengikuti edukasi keluarga dan mempromosikan produk mereka di level kota.
Sinergi antara Camat dan Lurah dalam mendampingi pimpinan daerah menunjukkan pola komunikasi yang solid di internal Pemerintah Kota Makassar. Hal ini diharapkan mampu mempercepat distribusi informasi program pemerintah kepada masyarakat luas melalui kegiatan-kegiatan bernuansa islami.
Target Penguatan Ketahanan Keluarga di Makassar
Festival Keluarga Muslim ini tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah dinamika sosial. Pemerintah kota menargetkan terjalinnya kemandirian ekonomi bagi keluarga-keluarga di Makassar melalui pendampingan UMKM yang berkelanjutan.
Melalui keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat di SMMCC, diharapkan lahir ekosistem keluarga yang harmonis dan berdaya saing. Penguatan peran keluarga dianggap sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Agenda ini ditutup dengan harapan adanya keberlanjutan program serupa di tingkat kecamatan. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen terus mendorong sinergi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan religius secara spiritual.