SULAWESI SELATAN — PT Patra Drilling Contractor (PDC) menggelar Supplier Excellence Forum 2026 bertema "Supply Chain Excellence Starts with Safety" di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (29/10), diikuti 240 peserta dari kalangan mitra kerja dan unit bisnis internal. Forum tahunan yang dikembangkan dari agenda Vendor Day sejak 2022 ini menjadi ajang penyelarasan standar pengadaan, tata kelola, dan kepatuhan HSSE di lingkungan Pertamina.
Jakarta — Sebanyak 240 peserta dari kalangan mitra penyedia barang dan jasa, unit bisnis internal, serta undangan lain memadati Grha Pertamina dalam Supplier Excellence Forum 2026. Agenda ini menjadi kanal bagi PDC untuk menyelaraskan standar pengadaan, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan kepatuhan mitra terhadap ketentuan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pertamina.
Direktur Utama PDC Hery Lesmana menempatkan mitra kerja sebagai bagian dari keberhasilan operasional perusahaan, bukan sekadar pemasok. Menurut dia, keunggulan rantai pasok tidak cukup diukur dari efisiensi biaya dan ketepatan waktu, tetapi juga kualitas pekerjaan, keselamatan, dan integritas bisnis.
"Bagi kami, mitra kerja bukan sekadar penyedia barang dan jasa, melainkan bagian penting dari keberhasilan operasional perusahaan. Efisiensi tidak boleh dicapai dengan mengorbankan keselamatan maupun prinsip tata kelola yang baik," ujar Hery dalam forum bertema "Supply Chain Excellence Starts with Safety" itu.
Sinergi PDSI-PDC dan Standar CSMS
Direktur Keuangan dan Penunjang Bisnis PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) Kristian Rizki Wahyu Permana menekankan sinergi antara PDSI, PDC, dan seluruh mitra kerja untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus keberlanjutan bisnis. Efisiensi pengadaan, katanya, harus berjalan seiring tata kelola yang transparan dan akuntabel.
"Efisiensi pengadaan harus berjalan seiring dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja tidak boleh dikompromikan dalam upaya meningkatkan kinerja rantai pasok," ujar Kristian.
Dalam praktiknya, seluruh supplier PDC wajib memenuhi ketentuan HSSE Pertamina, termasuk penerapan Contractor Safety Management System (CSMS) sesuai ruang lingkup pekerjaan. Persyaratan ini menjadi instrumen utama pengelolaan risiko keselamatan pada pelaksanaan pekerjaan mitra di lapangan.
Dari Vendor Day ke Mitra Strategis
Manager Supply Chain Management PDC Syahrul Ahyar menjelaskan, Supplier Excellence Forum merupakan pengembangan dari agenda tahunan Vendor Day yang berjalan sejak 2022. Arahnya bergeser: supplier didorong berperan sebagai mitra strategis perusahaan.
"Kami ingin mendorong para supplier untuk tidak hanya mampu menyediakan barang dan jasa secara kompetitif, tetapi juga menjunjung integritas, meningkatkan kualitas layanan, dan konsisten menerapkan standar keselamatan yang dipersyaratkan," ujar Syahrul.
Materi forum dibagi ke beberapa sesi. Sr. Analyst SCM Planning & Development PDC Nadya Saphira mengulas pengembangan supplier menjadi mitra strategis. Asst. Manager Marketing Relation & Commercial PDC Sigit Dwi Prastyo memaparkan ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Dari sisi kepatuhan, Asisten Manager Legal & Compliance PDC Jinoko Simbolon membahas penerapan Good Corporate Governance (GCG), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), serta ketentuan kontrak pengadaan. HSSE Manager PDC Bagus Uji Widihartono memaparkan indikator kinerja dan performa HSSE.
Analyst iVendor Management–Shared Services PT Pertamina (Persero) Ria Handayani mengulas proses pendaftaran dan pemutakhiran data vendor pada sistem iVendor serta penerapan CSMS. Chairman World Safety Organization (WSO) Indonesia Soehatman Ramli menutup rangkaian materi dengan penguatan budaya keselamatan kerja.
Penghargaan bagi Mitra Berkinerja Terbaik
PDC menutup forum dengan memberikan apresiasi kepada tiga mitra. Penghargaan Best HSSE Performance diraih PT Catur Inti Chemical, Best CSMS Cycle Implementation diberikan kepada PT Mitra Bisnis Sarana, dan Best Performing Vendor jatuh ke PT Surya Pilar Perkasa.
Bagi PDC, forum ini berfungsi ganda: menyamakan persepsi standar keselamatan dan integritas di sepanjang rantai pasok, sekaligus memberi sinyal bahwa kepatuhan HSSE dan tata kelola menjadi syarat utama bermitra di sektor jasa pengeboran energi. Penghargaan tahunan memberi mitra tolok ukur konkret atas standar yang diminta perusahaan.