GOWA — Peresmian ruas Burung-Burung–Bili-Bili menandai rampungnya satu dari 13 ruas jalan yang masuk Paket 1 program Multi Years Project (MYP) Pemprov Sulsel. Paket senilai Rp430 miliar itu mencakup penanganan jalan di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba.
Andi Sudirman menyebut ruas sepanjang 6,95 kilometer tersebut kini sudah mulus dilalui kendaraan. Pengerjaannya memakai skema multi years dari pemerintah provinsi.
"Alhamdulillah setelah sekian lama ruas jalan ini akhirnya kita resmikan secara bersama, sudah mulus dilalui kendaraan dengan skema multi years dari pemerintah provinsi," ujarnya pada peresmian jalan di Gowa, Sulsel.
Konstruksi Beton K-400 Setebal 40 Sentimeter
Ruas Burung-Burung–Bili-Bili dibangun dengan konstruksi beton setebal sekitar 40 sentimeter. Pekerjaan mencakup pemasangan marka jalan serta penataan bahu jalan dengan pengecatan berwarna hijau untuk pejalan kaki dan pesepeda.
Dari sisi konstruksi, jalan itu memakai beton bermutu tinggi K-400. Spesifikasi tersebut disesuaikan untuk mendukung ketahanan infrastruktur dalam melayani lalu lintas masyarakat.
Jalur Strategis dengan Volume Lalu Lintas Tinggi
Menurut Andi Sudirman, ruas Burung-Burung–Bili-Bili merupakan salah satu jalur strategis dengan volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang tinggi. Jalan ini dilalui masyarakat dari wilayah dataran tinggi Kabupaten Gowa maupun pengguna jalan yang melakukan perjalanan menuju Kota Makassar.
Rampungnya pengerjaan jalan tersebut disebut sekaligus memperkuat konektivitas menuju kawasan strategis dan destinasi pariwisata.
Ruang untuk Pejalan Kaki dan Pesepeda
Gubernur menegaskan pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada kelancaran kendaraan. Penataan bahu jalan diarahkan agar masyarakat punya ruang memadai untuk berjalan kaki dan bersepeda.
"Pembangunan jalan ini bukan hanya untuk memperlancar kendaraan, tetapi juga bagaimana memberikan ruang yang memadai bagi masyarakat untuk berjalan kaki dan bersepeda," ujarnya.
Skema Multi Years dan Efisiensi Anggaran
Penggunaan skema MYP memungkinkan pembangunan infrastruktur dilakukan secara berkesinambungan. Prosesnya dinilai lebih efisien, baik dari segi waktu maupun biaya.
Dengan skema tersebut, penanganan jalan lintas kabupaten dan kota di Sulsel dapat berjalan bertahap tanpa terputus antar tahun anggaran. Ruas Burung-Burung–Bili-Bili menjadi contoh pertama yang diresmikan dari paket tersebut.