Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Penegasan itu disampaikan saat peluncuran Program Immersion Makkah oleh SPIDI Islamic Edu Fest 2026 di Makassar, Sabtu. Aliyah menyebut pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan kepedulian sosial generasi muda.
MAKASSAR — Peluncuran Program Immersion Makkah yang digelar SPIDI Islamic Edu Fest 2026 menjadi ruang bagi peserta didik untuk menampilkan potensi, kreativitas, inovasi, dan prestasi. Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menilai kegiatan itu juga memberi kesempatan kepada anak-anak mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta keberanian menghadapi tantangan.
Menurut Aliyah, kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kematangan spiritual dan keluhuran akhlak. Pendidikan Islam dinilainya punya peran strategis dalam membangun generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Kecerdasan Tanpa Akhlak Kehilangan Arah
Aliyah menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan iman dalam proses pendidikan. Ia menyampaikan pesan itu secara langsung di hadapan peserta kegiatan.
"Kecerdasan tanpa akhlak akan kehilangan arah. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman dan akhlak akan menjadi kekuatan untuk membawa manfaat bagi sesama. Inilah generasi yang ingin kita bangun, generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya," kata Aliyah.
Pemerintah Kota Makassar memandang lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam, sebagai mitra penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Makassar membutuhkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, serta tetap menjunjung tinggi nilai agama.
Program Immersion Makkah Perluas Pengalaman Belajar
Peluncuran Program Immersion Makkah ditujukan memperluas pengalaman belajar peserta didik melalui pengenalan langsung terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai peradaban Islam. Aliyah menyebut Makkah memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan umat Islam.
Selain menjadi tempat berdirinya Masjidil Haram dan Ka'bah, kota suci tersebut menyimpan nilai sejarah dan keteladanan perjuangan Rasulullah SAW yang penting dipahami generasi muda. Aliyah berharap program itu menghadirkan pengalaman pendidikan bermakna sehingga peserta didik memperoleh perspektif lebih luas tanpa kehilangan jati diri sebagai generasi muslim.
Sinergi Pemerintah, Sekolah, dan Orang Tua
Keberhasilan pendidikan dinilai membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Aliyah menegaskan tanggung jawab itu tidak bisa dipikul satu pihak saja.
"Generasi masa depan yang kita harapkan bukan hanya generasi yang sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Makassar," ujarnya.
Pemkot Makassar melalui program-program pendidikan terus mendorong lahirnya generasi yang seimbang antara kemampuan akademik dan akhlak. Peluncuran Program Immersion Makkah menjadi salah satu langkah konkret menghadirkan pengalaman belajar yang menyentuh aspek spiritual dan budaya sekaligus.