SULAWESI SELATAN — PT Bundamedik Tbk (IDX: BMHS) menghadirkan layanan MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta melalui kolaborasi dengan Philips. Teknologi pencitraan ini menyasar penanganan kasus kompleks dan layanan unggulan rumah sakit. Langkah tersebut memperluas kapabilitas diagnostik RS Bunda yang berdiri sejak 1973.
Presiden Komisaris BMHS, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, menyatakan kehadiran MRI 3 Tesla adalah bagian dari strategi perseroan memadukan teknologi, keahlian dokter, dan layanan demi perawatan yang lebih menyeluruh. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis, Kamis (08/10).
Menurut Ivan, adopsi teknologi di BMHS tidak berhenti pada pemasangan perangkat terbaru. Teknologi harus memberi manfaat nyata bagi pasien dan membantu dokter mengambil keputusan medis.
Dari Layanan Ibu dan Anak ke Kasus Kompleks
RS Bunda Jakarta berdiri pada 1973. Awalnya rumah sakit ini berfokus pada layanan ibu dan anak. Kini cakupannya melebar ke berbagai kasus kompleks, termasuk transplantasi ginjal, reseksi liver, operasi kanker payudara berbasis robotic, Geniculate Artery Embolization (GAE), hingga operasi epilepsi.
Perluasan layanan itu menuntut kemampuan pencitraan yang setara. MRI 3 Tesla masuk sebagai penopang utama kebutuhan tersebut, terutama untuk kasus yang butuh detail anatomi lebih tajam.
Kolaborasi Radiologi dan Dokter Spesialis
Dokter Spesialis Radiologi RS Bunda Jakarta, Dr. dr. Jacub Pandelaki, Sp.Rad, Subsp.RI(K), menyebut MRI 3 Tesla memperluas kemampuan pencitraan diagnostik rumah sakit. Alat ini juga mendukung kerja sama tim radiologi dengan dokter dari berbagai spesialisasi.
"Fokus kami adalah memilih pendekatan pencitraan yang paling sesuai dengan kebutuhan klinis dan bekerja erat dengan rekan-rekan spesialis sebagai bagian dari perjalanan perawatan pasien secara menyeluruh," ujarnya.
Integrasi Teknologi dengan Alur Pelayanan
Presiden Direktur Philips Indonesia, Astri Ramayanti Dharmawan, menilai teknologi kesehatan memberi nilai optimal bila terintegrasi dengan proses pelayanan, alur kerja, dan kebutuhan pasien. Kolaborasi BMHS dan Philips mencakup sisi perangkat sekaligus penyesuaiannya dengan praktik klinis harian.
Bagi pasien, kehadiran MRI 3 Tesla menambah pilihan pemeriksaan di RS Bunda Jakarta. Rumah sakit menyatakan langkah ini memperkuat layanan diagnostik dan spesialistik, sekaligus meningkatkan kapabilitas menangani kasus kompleks dan kebutuhan kesehatan keluarga.