Pencarian

PLN UID Sulselrabar Bor Sumur di 2 Sekolah Soppeng, 333 Guru dan Murid Kini Punya Akses Air Bersih

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:31:32 WIB
PLN UID Sulselrabar Bor Sumur di 2 Sekolah Soppeng, 333 Guru dan Murid Kini Punya Akses Air Bersih
Sumur bor bantuan TJSL PLN diresmikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di SD Negeri 219 Madekkang, Kabupaten Soppeng.

PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) meresmikan dua unit sumur bor di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga sekolah. Fasilitas di SD Negeri 219 Madekkang dan SMP Negeri 2 Marioriwawo itu menjangkau 333 guru dan murid yang sebelumnya kesulitan air, terutama saat musim kemarau. Bantuan disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.

SOPPENG — Pembangunan dua sumur bor itu menjawab persoalan lama yang dihadapi kedua sekolah. Sebelumnya, keterbatasan air bersih membuat sejumlah murid harus membawa air dari rumah saat kemarau datang.

SD Negeri 219 Madekkang: 83 Penerima Manfaat

Di SD Negeri 219 Madekkang, fasilitas sumur bor dimanfaatkan oleh 83 penerima manfaat. Kepala sekolah Haeruddin menyebut bantuan itu menjawab kebutuhan air bersih yang selama ini terbatas.

"Dahulu, ketika musim kemarau, anak-anak harus membawa air dari rumah karena ketersediaan air di sekolah terbatas. Sekarang air sudah melimpah dan dapat digunakan untuk kebutuhan operasional sekolah," ujarnya.

SMP Negeri 2 Marioriwawo: Jangkau 250 Penerima Manfaat

SMP Negeri 2 Marioriwawo menjadi lokasi kedua dengan 250 penerima manfaat. Kepala sekolah Nur Alam Sainuddin menyatakan ketersediaan air bersih membantu memenuhi kebutuhan sanitasi dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Fasilitas sumur bor itu dilengkapi pompa submersible dan instalasi pendukung. Air dialirkan untuk kebutuhan toilet, tempat wudhu, fasilitas cuci tangan, hingga pemeliharaan kebersihan lingkungan sekolah.

"Selain mendukung aktivitas sekolah, penyediaan air bersih itu juga diharapkan memperkuat penerapan perilaku hidup bersih dan sehat bagi guru dan murid," ujarnya.

Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Program TJSL PLN ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 6 tentang air bersih dan sanitasi layak serta TPB 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.

Plh. General Manager PLN UID Sulselrabar Albert Safaria menyatakan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menunjang kesehatan dan kenyamanan warga sekolah.

"Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menunjang kesehatan dan kenyamanan warga sekolah. Melalui program TJSL ini, PLN ingin membantu guru dan murid menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan lebih baik," kata Albert melalui keterangan rilisnya di Makassar, Sabtu.

Harapan Perawatan Berkelanjutan

Albert berharap fasilitas sumur bor tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan.

Dengan kapasitas yang memadai, kedua sekolah kini tak lagi bergantung pada pasokan air dari rumah murid. Kebutuhan operasional harian, mulai dari sanitasi hingga kebersihan ruang belajar, dapat dipenuhi dari sumur bor yang baru diresmikan.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks