Pencarian

Perumda Terminal Makassar Siapkan 10 Hektare Lahan di Terminal Daya Jadi Pusat Logistik, Relokasi Ekspedisi Mulai 2026

Kamis, 16 Juli 2026 • 21:51:31 WIB
Perumda Terminal Makassar Siapkan 10 Hektare Lahan di Terminal Daya Jadi Pusat Logistik, Relokasi Ekspedisi Mulai 2026
Perumda Terminal Makassar Metro menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Terminal Regional Daya untuk pengembangan pusat logistik dan terminal ekspedisi modern.

MAKASSAR — Terminal Regional Daya di Kota Makassar tak lagi hanya melayani angkutan penumpang. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Terminal Makassar Metro mulai mengembangkan lahan seluas 12 hektare di kawasan tersebut menjadi pusat distribusi barang dan terminal ekspedisi modern.

Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengungkapkan bahwa dari total lahan 12 hektare, area yang saat ini digunakan untuk operasional terminal penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) baru sekitar satu hingga dua hektare. Artinya, masih tersisa sekitar 10 hektare lahan yang siap dikembangkan.

Relokasi Ekspedisi untuk Atasi Kemacetan

Elber mengatakan manajemen sudah memulai sosialisasi kepada asosiasi perusahaan ekspedisi. Langkah ini diambil untuk merelokasi aktivitas ekspedisi yang selama ini tersebar di sejumlah ruas jalan di wilayah utara Makassar. Pola ini dipilih agar penataan berjalan kolaboratif antara Perumda, pihak kecamatan, dan para pelaku usaha.

"Kami ingin semua berjalan bersama, camat mengetahui prosesnya, pelaku usaha juga memahami lokasi yang disiapkan sehingga penataan bisa dilakukan secara bertahap dan saling mendukung," jelas Elber di Makassar, Rabu (15/7).

Sosialisasi Libatkan Camat dan Asosiasi

Sosialisasi melibatkan pihak kecamatan di wilayah yang selama ini menjadi lokasi aktivitas perusahaan ekspedisi. Melalui koordinasi dengan para camat, seluruh pelaku usaha ekspedisi diundang untuk mendapatkan penjelasan mengenai rencana relokasi sekaligus mekanisme pemanfaatan lahan di Terminal Daya.

Elber mengungkapkan pihaknya telah menghadiri sejumlah pertemuan bersama asosiasi ekspedisi. Dalam waktu dekat, dijadwalkan forum lanjutan yang salah satu agendanya membahas pemindahan aktivitas ekspedisi ke Terminal Regional Daya. Ia menargetkan proses relokasi perusahaan ekspedisi mulai berjalan pada 2026 ini, meski masih terdapat sejumlah kendala teknis yang harus diselesaikan.

Dukung Program Penataan Kota Makassar

Pengembangan terminal logistik ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Konsep ini mendukung penataan kawasan kota dan pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Elber optimistis program tersebut dapat direalisasikan secara bertahap hingga seluruh perusahaan ekspedisi dapat beroperasi di kawasan Terminal Regional Daya. "Ini merupakan salah satu program yang sedang kami siapkan agar fungsi terminal tidak hanya melayani transportasi penumpang, tetapi juga menjadi pusat distribusi barang," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks