SULAWESI SELATAN — Dari 68 proposal yang masuk, proses seleksi yang ketat akhirnya memunculkan delapan pemenang. Empat konsorsium dipimpin perusahaan dalam negeri, sementara sisanya berasal dari Prancis dan China. Dua nama besar yang masuk daftar adalah Bakrie Power melalui konsorsium Mentari Citra Lestari untuk wilayah Surabaya Raya, serta Pertamina NRE yang bergabung dalam Konsorsium Cakra Energi Lestari untuk Yogyakarta Raya.
Proyek ini juga diramaikan oleh pemain internasional seperti SUEZ dari Prancis yang memenangkan Medan Raya, dan Veolia yang menggarap Semarang Raya. Sementara untuk Kabupaten Bekasi, konsorsium Everbright Cemerlang Energy asal China menjadi mitra terpilih.
Saat ini status penetapan masih bersifat bersyarat (conditional). Masing-masing mitra wajib menyusun studi kelayakan, finalisasi struktur proyek, membentuk perusahaan patungan, dan mengamankan pendanaan sebelum menerima surat penetapan final.
Proses Seleksi Digarap Ketat, Libatkan Penasihat Independen
CEO DIM, Pandu Sjahrir, mengatakan tingginya partisipasi perusahaan global menandakan kepercayaan investor terhadap infrastruktur lingkungan di Indonesia mulai terbangun. "Kami melihat ini sebagai peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/7).
Direktur Investasi DIM sekaligus CEO Denera, Fadli Rahman, menambahkan bahwa seleksi mengacu pada prinsip tata kelola yang baik. Penilaian mencakup kredensial proyek PSEL, kemampuan finansial, kecepatan implementasi, hingga komitmen jangka panjang. "Kami juga menunjuk penasihat teknis, hukum, dan komersial independen untuk menjaga independensi proses," kata Fadli.
Dari Sampah Jadi Listrik dan Lapangan Kerja Hijau
Proyek PSEL Tahap II merupakan lanjutan dari pembangunan yang sudah berjalan. Sebelumnya, proyek Denpasar telah diresmikan pada pekan lalu, sementara Bekasi dan Bogor Raya segera masuk tahap konstruksi. Seluruh proyek yang masuk tahap implementasi akan dikembangkan melalui Denera bersama mitra terpilih.
DIM menyebut proyek ini tidak hanya menangani sampah perkotaan yang selama ini menjadi masalah kronis, tetapi juga mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, serta mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan delapan lokasi baru, pemerintah berharap ekosistem industri pengelolaan sampah nasional bisa semakin kuat dan mandiri.
Daftar Mitra Terpilih Proyek WtE Danantara Tahap II:
- Medan Raya: SUEZ-IAN Consortium (SUEZ Insan Asia)
- Kabupaten Bekasi: Consortium Everbright Cemerlang Energy (Everbright Harmoni)
- Lampung Raya: Bumi Biru Indonesia (SUS Indoplas)
- Serang Raya: Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE)
- Semarang Raya: Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd. (Veolia)
- Surabaya Raya: Consortium Mentari Citra Lestari (Bakrie Power SUS)
- Bogor Raya 2: MPM-CEVIA Consortium (Mega Power CEVIA)
- Yogyakarta Raya: Cakra Energi Lestari Consortium (Pertamina NRE Tianjin CITICC)